FTVJEMBER.COM, JEMBER – Ketekunan menyisihkan honor dari profesi penyiar sepak bola antar kampung (tarkam) mengantarkan Mohammad Hamid, warga Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Jember, berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini bersama istrinya.
Hamid telah menekuni profesi penyiar tarkam selama lebih dari dua dekade. Dari lapangan ke lapangan, honor yang diterimanya memang tidak besar. Namun dari penghasilan sederhana itulah ia mulai menabung sejak 2012 demi mewujudkan impian berangkat ke Tanah Suci.
“Awalnya saya tahun 2012 langsung nabung bersama istri dari hasil siaran sepak bola tarkam. Dulu honor awalnya Rp25 ribu per pertandingan. Saya sampai siaran ke Madura. Alhamdulillah, saya tidak menyangka seorang penyiar sepak bola bisa naik haji. Ini benar-benar berkah,” ujar Hamid.
Nama Hamid cukup dikenal di kalangan pecinta sepak bola tarkam di sejumlah daerah di Jawa Timur, mulai Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang hingga Madura.
Rencananya, Hamid dan istrinya akan tergabung dalam Kloter 97 dan berangkat pada 16 Mei 2026 melalui Embarkasi Surabaya.
Meski akan menunaikan ibadah haji, Hamid mengaku tetap akan melanjutkan profesinya sebagai penyiar tarkam sepulang dari Tanah Suci.
“Semua orang bertanya-tanya bagaimana bisa hanya dari siaran sepak bola saya berangkat haji. Tapi saya percaya, kalau dijalani dengan sungguh-sungguh dan disyukuri, rezeki pasti ada,” tambahnya.
Kisah Hamid menjadi inspirasi bahwa impian menunaikan ibadah haji dapat diraih dengan ketekunan, kerja keras, dan konsistensi menabung meski dari penghasilan sederhana.
Reporter: Suyono
