FTVJEMBER.COM, JEMBER – Perum Bulog Kantor Cabang Jember terus memacu serapan jagung dari petani lokal untuk memenuhi cadangan pangan nasional. Hingga awal Mei 2026, realisasi serapan jagung baru mencapai sekitar 2.900 ton atau 35 persen dari target tahunan sebesar 10 ribu ton.

Pemimpin Perum Bulog Kancab Jember, Muhammad Ade Saputra, mengatakan pihaknya masih terus mengoptimalkan penyerapan jagung dengan memperkuat kerja sama bersama berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian dan kelompok tani.

Menurutnya, capaian serapan saat ini masih akan terus bertambah seiring masuknya masa panen di sejumlah wilayah di Kabupaten Jember.

“Untuk serapan jagung saat ini Bulog Jember masih di angka 2.900 ton atau kurang lebih 35 persen dari target yang diberikan Bulog Jatim. Tentunya kami masih mengoptimalkan kerja sama dan pemantauan terhadap panen jagung di Kabupaten Jember. Kami mendapat informasi ada panen di wilayah Tempurejo yang akan menyetorkan jagung ke Bulog dan kami siap menyerap hasil panen tersebut,” ujar Muhammad Ade Saputra.

Bulog menetapkan harga pembelian jagung sebesar Rp6.400 per kilogram dengan syarat kadar air maksimal 14 persen. Skema tersebut diterapkan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Bulog Jember juga memastikan siap menampung seluruh hasil panen jagung petani sesuai ketentuan yang berlaku agar target serapan yang telah ditetapkan dapat terpenuhi.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *