FTVJEMBER.COM, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember resmi merekomendasikan penghentian operasional dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG kepada Badan Gizi Nasional. Langkah tegas itu diambil setelah ditemukan sejumlah persoalan terkait keamanan dan standar operasional di dapur program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Dua SPPG yang direkomendasikan ditutup yakni SPPG Kaliwates 3 dan SPPG Sumbersari 2. Rekomendasi tersebut tertuang dalam surat resmi yang ditandatangani Bupati Jember sebagai tindak lanjut hasil evaluasi lapangan.

SPPG Kaliwates 3 menjadi sorotan setelah insiden keracunan yang menimpa puluhan siswa taman kanak-kanak. Sementara SPPG Sumbersari 2 dinilai tidak layak karena berada di lokasi rawan banjir dan sempat terjadi kebakaran akibat kebocoran gas.

Ketua Satgas MBG Jember, Achmad Imam Fauzi menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG.

“Keselamatan warga lebih diutamakan. Kalau ada masalah tentu harus diurus dan ditindaklanjuti. Sifatnya masih rekomendasi karena yang memutuskan tetap Badan Gizi Nasional. Namun demi ketertiban memang harus ada tindakan tegas terhadap pihak yang bermasalah,” ujarnya.

Pemkab Jember menegaskan seluruh mitra penyelenggara program MBG wajib memenuhi standar kelayakan operasional secara ketat demi menjaga keamanan penerima manfaat dan kepercayaan publik terhadap program nasional tersebut.

Meski rekomendasi penghentian operasional telah dikirimkan, keputusan akhir terkait penutupan permanen tetap berada di tangan Badan Gizi Nasional Republik Indonesia.

Reporter: Anas Hidayat
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *