FTVJEMBER.COM, JEMBER – Seorang pemuda pengangguran di Kabupaten Jember nekat merekayasa dirinya menjadi korban begal demi mendapatkan uang dan rasa kasihan dari orang tuanya.
Aksi tersebut sempat viral dan membuat warga resah setelah video pengakuan korban beredar melalui pesan berantai.
Dalam video tersebut, pemuda bernama Muhammad Fauzi memperlihatkan helm dan jaket robek yang diklaim akibat dibegal saat melintas di jalan sepi wilayah Kecamatan Jenggawah.
Namun saat polisi melakukan penyelidikan dan rekonstruksi, ditemukan sejumlah kejanggalan dalam keterangan korban.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember, Ipda Andre Yuni Prasetyo mengatakan, pelaku akhirnya mengakui bahwa cerita pembegalan tersebut hanyalah rekayasa.
“Pelaku mengaku menjadi korban begal dengan kerugian uang sebesar tiga juta lima ratus ribu rupiah. Setelah diselidiki, informasi tersebut ternyata palsu. Motifnya karena tuntutan ekonomi dan berharap orang tuanya merasa kasihan lalu mengganti uang tersebut,” ujar Ipda Andre.
Polisi menegaskan kasus laporan palsu tersebut tetap diproses hukum sebagai efek jera dan pembelajaran bagi masyarakat.
Reporter : Suyono
