FTVJEMBER.COM, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memperkuat sektor pertanian melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah) yang didukung pemerintah pusat. Pada tahun 2026, sebanyak 7.070 hektare lahan pertanian di Jember menjadi sasaran program tersebut untuk meningkatkan luas tanam dan produksi pangan.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan program Oplah merupakan salah satu langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di tengah keterbatasan lahan pertanian di Pulau Jawa.
“Program ini bertujuan meningkatkan frekuensi tanam petani sehingga produktivitas lahan dapat lebih optimal dan hasil panen meningkat,” ujar Fawait.
Menurutnya, jika digabungkan dengan pelaksanaan program pada tahun sebelumnya, total luas lahan yang telah dioptimalkan di Kabupaten Jember kini mendekati 12 ribu hektare.
Selain optimalisasi lahan, pemerintah juga memberikan dukungan berupa 100 unit bantuan irigasi perpompaan (Irpom) untuk menunjang kebutuhan air di lahan pertanian yang menjadi sasaran program.
Pemkab Jember berharap program Oplah dapat memberikan dampak nyata bagi petani, baik dalam peningkatan hasil produksi maupun pendapatan. Di sisi lain, program ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah dan mendukung target produksi pangan nasional.
Dengan optimalisasi ribuan hektare lahan pertanian tersebut, Jember diharapkan menjadi salah satu daerah penopang produksi pangan di Jawa Timur sekaligus benteng ketahanan pangan di tingkat regional maupun nasional.
Reporter : Anas H
editor : Suyono
