FTVJEMBER.COM, Jember – PMI Kabupaten Jember terus mempercepat langkah untuk memperoleh sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) pada tahun 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui evaluasi berkala terhadap kesiapan sarana, prasarana, dokumen, hingga sistem mutu yang menjadi syarat utama sertifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Dalam rapat evaluasi yang digelar Jumat (19/6/2026), jajaran pengurus PMI Kabupaten Jember bersama tim Unit Donor Darah (UDD) meninjau perkembangan berbagai tahapan yang telah dikerjakan. Hasilnya, sebagian besar persyaratan telah terpenuhi dan hanya menyisakan sejumlah poin teknis yang masih dalam proses penyelesaian.

Kepala UDD PMI Jember, dr. Agus Burhan Syah, menyebut progres persiapan saat ini telah mencapai tahap akhir. Menurutnya, berbagai aspek utama, mulai sistem mutu hingga kelengkapan dokumen operasional, telah berhasil dipenuhi.

“Progress utama kami sudah mencapai sekitar 95 persen. Sementara seluruh Standar Prosedur Operasional yang menjadi persyaratan juga telah selesai disahkan,” ujarnya.

Meski demikian, PMI Jember masih harus melengkapi beberapa peralatan penting yang dibutuhkan untuk memenuhi standar CPOB. Sejumlah alat seperti plasma freezer dan perangkat pendukung pengolahan darah kini tengah dalam proses pengadaan, sementara kebutuhan alat Nucleic Acid Testing (NAT) masih dikaji melalui skema kerja sama operasional.

Ketua Unit Layanan Pengadaan UDD PMI Jember, Aep Ganda Permana, memastikan proses pengadaan akan dipercepat agar seluruh kebutuhan dapat terpenuhi sesuai target.

“Kami siap memenuhi kebutuhan peralatan yang masih kurang. Sebagian sudah dalam proses pengadaan dan sisanya segera kami tindak lanjuti agar target sertifikasi dapat tercapai,” katanya.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengapresiasi kerja tim yang selama ini konsisten mempersiapkan seluruh kebutuhan sertifikasi. Ia optimistis seluruh persyaratan dapat dipenuhi sesuai jadwal sehingga pengajuan ke BPOM dapat dilakukan tahun ini.

“Melihat kerja keras dan dedikasi seluruh tim, saya optimistis UDD PMI Jember mampu memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan dan meraih sertifikat CPOB pada tahun ini,” tegasnya.

Apabila sertifikat CPOB berhasil diraih, PMI Jember diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan darah sesuai standar nasional. Hal tersebut sekaligus menjadi jaminan bagi masyarakat bahwa produk darah yang didistribusikan telah melalui proses yang aman, terukur, dan memenuhi standar mutu yang ditetapkan.

Reporter : Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *