FTVJEMBER.COM, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan pentingnya hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan DPRD sebagai kunci percepatan pembangunan daerah. Hal itu disampaikan usai rapat paripurna pengesahan lima rancangan peraturan daerah (Raperda) di Gedung DPRD Jember, Sabtu (27/6/2026).

Menurut Fawait, sejumlah program strategis nasional yang belum masuk ke Jember dalam beberapa tahun terakhir diduga dipengaruhi kurang solidnya hubungan antara eksekutif dan legislatif pada masa lalu.

“Ketidakkompakan antara eksekutif dan legislatif menimbulkan banyak konsekuensi. Program-program strategis tidak masuk ke Jember, seperti jalan tol, pengembangan bandara yang jalan di tempat, hingga sektor pariwisata yang belum menjadi prioritas nasional,” ujar Fawait.

Ia mengaku telah menyampaikan berbagai persoalan tersebut saat bertemu dengan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Pariwisata dan Bappenas. Menurutnya, pemerintah pusat merespons positif upaya yang dilakukan Pemkab Jember untuk memperjuangkan berbagai program pembangunan.

Fawait juga menegaskan bahwa saat ini hubungan antara pemerintah daerah dan DPRD Jember berjalan baik. Karena itu, ia mengajak seluruh anggota legislatif untuk bersama-sama memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat pusat.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jember, Fatmawati, menyatakan seluruh Raperda yang diajukan mendapat dukungan legislatif karena bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam rapat paripurna tersebut, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Jember mengesahkan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025 serta empat Raperda lainnya.

Reporter: Anas Hidayat
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *