FTVJEMBER.COM, JEMBER – Perum Bulog Kantor Cabang Jember mencetak capaian signifikan di awal tahun 2026. Target serapan gabah tahunan sebesar 84.500 ton setara beras berhasil dilampaui hanya dalam kurun waktu empat bulan, sejak Januari hingga akhir April.
Pemimpin Perum Bulog Kancab Jember, Muhammad Ade Saputra, mengungkapkan bahwa total gabah yang berhasil diserap mencapai 166.135 ton gabah kering panen atau setara 84.978 ton beras. Angka tersebut melampaui target yang ditetapkan untuk satu tahun penuh.
Menurut Ade, salah satu kunci keberhasilan ini adalah penambahan mitra makloon atau pengolah gabah. Jumlah mitra meningkat dari tujuh menjadi 13, setelah evaluasi tahun 2025 menunjukkan keterbatasan fasilitas pengering sebagai kendala utama.
Meski target tahunan telah terlampaui, Bulog Jember memastikan penyerapan gabah petani tetap berlanjut. Hal ini terutama dilakukan apabila harga gabah di tingkat petani mengalami penurunan.
“Dengan pencapaian seratus persen ini, bukan berarti Bulog Jember berhenti melakukan penyerapan. Kami tetap menerima gabah, terutama ketika harga di tingkat petani mengalami penurunan. Saat ini, harga gabah kering panen bahkan sudah menembus angka Rp7.000 per kilogram,” ujar Muhammad Ade Saputra.
Ia menambahkan, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Bulog, Pemerintah Kabupaten Jember, TNI, hingga penyuluh pertanian lapangan.
“Ini adalah keberhasilan bersama. Bulog, Pemkab Jember, TNI, dan para penyuluh pertanian lapangan turut berkontribusi dalam mendukung penyerapan gabah di tingkat petani,” imbuhnya.
Bulog Jember berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan hasil panen petani tetap terserap dengan optimal.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
