FTVJEMBER.COM, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan sejumlah strategi untuk mendongkrak perekonomian daerah pada 2026 hingga 2027. Program yang disiapkan antara lain pembangunan Jember Foodstreet, keberlanjutan program Mlijo Cinta, hingga insentif bunga pinjaman bagi pelaku UMKM dan pedagang kaki lima.

Bupati Jember Muhammad Fawait menjelaskan, keberhasilan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa menaikkan pajak menjadi modal untuk memperkuat berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Salah satu program yang saat ini dipersiapkan adalah Jember Foodstreet yang ditargetkan mulai beroperasi tahun ini sebagai pusat kuliner sekaligus ruang usaha yang lebih layak bagi pelaku UMKM dan PKL.

Selain itu, Pemkab Jember juga akan melanjutkan program Mlijo Cinta yang selama ini memberikan dukungan sarana usaha bagi pedagang keliling.

Pada 2027 mendatang, pemerintah daerah juga berencana memberikan insentif bunga pinjaman bagi UMKM, PKL, dan pedagang keliling untuk memperkuat akses permodalan yang sehat.

“Komitmen Pemkab Jember tetap sama. Mungkin Jember adalah satu-satunya daerah di Jawa Timur yang PAD-nya naik tanpa harus menaikkan pajak maupun retribusi. Ada keberpihakan kepada UMKM melalui pembangunan Foodstreet, program Gerobak Cinta, dan pada 2027 ada rencana pemberian insentif bunga pinjaman kepada UMKM, PKL, termasuk para mlijo,” kata Muhammad Fawait.

Pemkab berharap berbagai program tersebut dapat diakomodasi dalam perubahan APBD 2026 maupun penyusunan APBD 2027 guna memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *