FTVJEMBER.COM, JEMBER – Video penertiban siswi yang mengenakan riasan wajah di SMK Kartini Jember viral di media sosial dan memicu beragam tanggapan. Pihak sekolah menegaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari penegakan tata tertib serta pembinaan karakter peserta didik.
Dalam penertiban itu, guru menghapus riasan wajah siswi yang dinilai berlebihan. Selain itu, dilakukan pemeriksaan tas dan ditemukan sejumlah perlengkapan makeup yang dibawa ke lingkungan sekolah.
Salah satu siswi yang terjaring, Amelia, mengaku sehari-hari terbiasa menggunakan makeup karena membuatnya lebih percaya diri. Meski awalnya merasa keberatan, ia akhirnya memahami tujuan kebijakan sekolah.
“Sehari-hari saya memang menggunakan makeup karena membuat saya lebih percaya diri. Awalnya saya merasa keberatan karena sudah menjadi kebiasaan. Namun setelah mendapat penjelasan dari guru, saya memahami aturan sekolah dan akan berusaha tidak menggunakan makeup berlebihan saat mengikuti kegiatan belajar. Semoga ini menjadi hal yang positif untuk saya dan teman-teman,” ujarnya.
Kepala SMK Kartini Jember, Endang Krisnawati, menjelaskan sidak dilakukan sejak awal tahun ajaran untuk mengantisipasi berbagai hal yang dapat mengganggu proses pembelajaran.
“Di awal pembelajaran kami melakukan sidak agar hal-hal di luar tujuan pembelajaran bisa diketahui sejak dini sehingga dapat kami arahkan. Fenomena penggunaan makeup berlebihan, termasuk bulu mata palsu, menjadi perhatian kami karena belum sesuai untuk usia pelajar, terlebih digunakan di lingkungan sekolah,” katanya.
Menurutnya, sekolah tidak bermaksud membatasi kebebasan berekspresi siswa. Penertiban dilakukan agar peserta didik lebih mengutamakan proses belajar, menjaga kerapian, serta membangun karakter sesuai tata tertib yang berlaku. Pembinaan kepada siswa akan terus dilakukan secara persuasif.
Reporter: Suyono
