FTVJEMBER.COM, BONDOWOSO – Dua pendaki Gunung Piramida di Kabupaten Bondowoso dilaporkan hilang setelah diduga mengalami kecelakaan saat melintasi jalur pendakian tidak resmi. Tim SAR gabungan diterjunkan untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik jatuh korban.
Informasi awal menyebutkan kedua pendaki menitipkan sepeda motor kepada warga Dusun Tegal Tengah pada Minggu pagi sebelum melanjutkan pendakian menuju puncak. Karena tidak kunjung kembali hingga keesokan harinya, warga melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Curahdami.
Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo mengatakan laporan masyarakat langsung ditindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang ditinggalkan sehingga identitas kedua pendaki berhasil diketahui.
> “Dari informasi yang kami terima, pada Minggu sekitar pukul 07.00 WIB sepasang pendaki menitipkan sepeda motor kepada warga Dusun Tegal Tengah sebelum melanjutkan pendakian. Pada Senin sore kami menerima laporan bahwa keduanya belum kembali. Setelah dilakukan pengecekan terhadap kendaraan yang ditinggalkan, kami berhasil mengidentifikasi identitas para pendaki,” ujar AKBP Aryo Dwi Wibowo.
Tim SAR gabungan kemudian melakukan asesmen awal di lokasi dan menemukan sejumlah indikasi yang mengarah pada dugaan titik jatuh korban.
Koordinator Basarnas, Jefryansyah, mengatakan hasil asesmen menemukan patahan ranting yang menjadi petunjuk penting dalam proses pencarian.
> “Informasi yang kami peroleh masih berupa dugaan. Titik jatuh korban diperkirakan berada sekitar 300 meter di bawah puncak Gunung Piramida ke sisi kiri dari Pos 2. Dari hasil asesmen tim, ditemukan patahan-patahan ranting yang mengarah ke lokasi yang diduga menjadi posisi korban,” katanya.
Hingga saat itu, tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di lokasi dengan teknik rappelling untuk menjangkau tebing curam yang tidak dapat diakses melalui jalur biasa.
Reporter: Suyono
