FTVJEMBER.COM, JEMBER – Suka cita warga dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW terpancar kuat dalam tradisi unik Maulid Nabi di Masjid An-Nuur, Dusun Ajung Wetan, Desa/Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, pada Senin (24/8/2026) malam.
Begitu doa pembuka dan pembacaan salawat tuntas dilantunkan, suasana teras masjid mendadak riuh. Puluhan warga dari kalangan orang dewasa hingga anak-anak langsung bersiap dan berebut aneka perabotan rumah tangga, snack, serta uang tunai yang digantung di sepanjang teras masjid.
Aneka perabotan rumah tangga seperti timba plastik, gayung, wajan, piring, hingga makanan ringan dan kardus mi instan digantung berderet menggunakan tali. Tak ketinggalan, amplop dan lembaran uang tunai bernominal Rp5.000 hingga Rp50.000 turut digantung sehingga menjadi sasaran empuk warga.
Ketua Takmir Masjid An-Nuur, Ahmad Rinto, mengungkapkan bahwa tradisi merayakan Maulid Nabi sejatinya sudah berlangsung turun-temurun. Namun, perayaan tahun ini dikemas lebih kreatif oleh para remaja masjid guna menarik minat masyarakat, khususnya anak-anak, untuk memakmurkan masjid.
“Jadi memang dari tahun ke tahun kita merayakan Maulid Nabi ini tradisi ya, sudah turun-temurun. Namun kali ini ada ide kreatif dari teman-teman remaja Masjid An-Nuur, yang mana di serambi depan masjid ini diberi perabot-perabot rumah tangga, kemudian ada snack-snack di situ, sehingga menarik perhatian, menarik anak-anak kita untuk menuju ke masjid untuk merayakan hari Maulid Nabi,” terang Ahmad Rinto.
Ia menambahkan, antusiasme jemaah sangat tinggi hingga seluruh barang yang disediakan ludes dalam hitungan detik usai doa bersama selesai dibaca.
“Betul, jadi perabotan-perabotan yang digantung tersebut, snack-snack yang digantung tersebut, setelah doa selesai langsung mereka menyerbu. Tidak sampai satu menit barang-barang tersebut ludes semuanya, dibawa sama jemaah,” imbuhnya.
Meski harus berdesakan dan saling berebut, warga menyambut momen tersebut dengan penuh kegembiraan lantaran barang yang didapat bisa langsung dimanfaatkan untuk kebutuhan harian rumah tangga.
Salah seorang warga, Wahyudi Darmawan, mengaku senang bisa berpartisipasi meramaikan perayaan Maulid Nabi sekaligus membawa pulang hadiah perabotan untuk sang istri.
“Ya namanya ikut meramaikan acara maulid. Dapat timba buat istri di rumah. Berkahnya dapat, hadiahnya juga dapat,” ungkap Wahyudi gembira.
Ia menuturkan, variasi barang yang digantung sangat beragam dan berharap tradisi kebersamaan ini dapat terus dilestarikan oleh pengurus masjid pada tahun-tahun mendatang.
“Macam-macam, ada alat dapur dan makanan ciki-cikian anak-anak. Seru, semoga tahun depan Masjid An-Nuur bisa meramaikan lagi,” tuturnya.
Reporter: Suyono
