FTVJEMBER.COM, JEMBER – Komisi II DPR RI mendorong akselerasi dan pemerataan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) hingga ke pelosok desa di Kabupaten Jember. Kepemilikan dokumen kependudukan dinilai merupakan hak mendasar setiap warga negara yang wajib dipenuhi oleh negara secara cepat, tepat, dan tanpa biaya.
Dukungan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin, saat mendampingi kunjungan kerja Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri RI dan jajaran Ombudsman RI di Kantor Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember.
Legislator yang akrab disapa Gus Khozin ini mengapresiasi inovasi pelayanan adminduk Pemkab Jember melalui program Peta Cinta (Pelayanan Tuntas Cetak Kartu Identitas dan Akta). Namun, ia menekankan bahwa target pelayanan prima tersebut harus ditopang oleh kesiapan infrastruktur yang merata di lapangan.
“Kehadiran kami ke sini bersama dengan Dirjen Dukcapil dan Pak Waka Ombudsman untuk memantau langsung bagaimana perjalanan pelayanan yang ada di Kabupaten Jember. Ada apresiasi, tentunya juga ada beberapa motivasi terkait bagaimana layanan prima ini terus berkembang,” ujar Muhammad Khozin.
Gus Khozin menjelaskan bahwa kesiapan prasarana teknis menjadi kunci utama agar pelayanan di tingkat bawah berjalan tanpa kendala. Untuk menjaga keberlanjutan program Peta Cinta, DPR RI bersama pemerintah pusat siap mengawal dan menjamin ketersediaan blangko KTP elektronik (KTP-el), peremajaan alat perekaman data, hingga penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) petugas di lapangan.
“Tentunya target ambisius yang sudah dicanangkan oleh Bupati melalui program Peta Cinta harus ditopang dan diperkuat dengan infrastruktur yang tersedia. Yang pertama adalah blangko, kemudian yang kedua alat perekaman, dan yang ketiga SDM yang mumpuni,” tegasnya.
Ia menambahkan, meskipun tata kelola pelayanan kependudukan di Jember dalam kurun waktu satu hingga dua tahun terakhir sudah menunjukkan kemajuan positif, evaluasi serta peningkatan kualitas layanan harus terus dilakukan.
“Tadi sudah disampaikan oleh Dirjen Dukcapil, perjalanan satu sampai dua tahun terakhir ini relatif berjalan lancar, tapi saya tidak mau berpuas diri. Ke depannya harus lebih ditingkatkan lagi agar masyarakat itu bisa mengakses dan punya kesempatan untuk memiliki data kependudukan ini secara lebih cepat, tepat, dan gratis tentunya,” pungkas Gus Khozin.
Dengan adanya jaminan pasokan blangko dan penguatan fasilitas dari pemerintah pusat serta DPR RI, seluruh masyarakat Kabupaten Jember diharapkan dapat mengurus dokumen kependudukan seperti KTP-el hingga akta kelahiran secara gratis dan mudah. Kelengkapan data kependudukan ini juga menjadi pintu masuk utama bagi warga untuk mengakses berbagai program bantuan sosial (bansos) terpadu serta layanan publik lainnya.
Reporter: Anas Hidayat
Editor: Suyono
