FTVJEMBER.COM, JEMBER – Kabupaten Jember mendulang amunisi fiskal segar dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Kabupaten di kawasan Pandalungan ini dipastikan memperoleh tambahan alokasi anggaran mencapai Rp223 miliar pada tahun 2026.

Besaran nominal yang bersumber dari penyesuaian Dana Alokasi Umum (DAU) serta pelunasan kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) tersebut menempatkan Kabupaten Jember sebagai penerima alokasi tambahan terbesar di Provinsi Jawa Timur.

Kabar gembira tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, seusai memimpin rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Jember di Ruang Badan Musyawarah (Bamus).

Widarto menjelaskan bahwa tambahan anggaran tersebut resmi ditandatangani oleh Menteri Keuangan RI pada 5 Agustus 2026. Rinciannya terdiri dari tambahan DAU Tahun 2026 sebesar Rp151,6 miliar, serta pembayaran tunggakan DBH hingga tahun 2024 yang mencapai Rp71,5 miliar.

“Alhamdulillah, Jember menjadi daerah dengan tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) terbesar se-Jawa Timur, berikut juga dengan Dana Bagi Hasil (DBH), yang terutang sampai tahun 2024, yang belum dibayarkan Pemerintah Pusat. Tambahan anggaran ini menjadi amunisi, yang kami harapkan masuk dalam Rancangan KUPA PPAS Perubahan APBD tahun 2026,” ujar Widarto.

Sesuai catatan data alokasi pusat, tambahan dana untuk Kabupaten Jember mengungguli daerah-daerah lain di Jawa Timur, disusul Kabupaten Bangkalan di urutan kedua dengan alokasi tambahan sekitar Rp156 miliar.

Atas masuknya gelontoran dana ratusan miliar tersebut, DPRD Jember mendesak Pemkab Jember untuk segera memasukkan struktur anggaran Rp223 miliar ini ke dalam pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Perubahan APBD 2026 yang tengah berjalan.

Pihak legislatif berharap tambahan amunisi pada ruang fiskal daerah ini dapat dioptimalkan Pemkab Jember untuk menggenjot percepatan pembangunan, khususnya perbaikan infrastruktur publik yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Reporter: Anas Hidayat
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *