FTVJEMBER.COM, JEMBER – Tim Marching Band Gistara Spada dari SMP Negeri 2 Jember sukses memborong enam trofi dalam ajang berskala internasional, International Jember Marching Carnival (IJMC) 2026, yang berlangsung akhir pekan lalu. Keberhasilan ini diraih berkat penampilan inovatif yang mengawinkan seni musik marching band dengan tarian tradisional berkultur Pandhalungan.
Dalam kompetisi tersebut, SMPN 2 Jember memboyong enam penghargaan bergengsi, di antaranya Juara 1 Kostum Terbaik, Juara 1 Color Guard, Juara 1 Best Performance, serta Juara 2 Street Parade Senior.
Pembina Marching Band SMPN 2 Jember, Nirwalawati Hidayatni, menyampaikan bahwa konsep kolaborasi dengan ekstrakurikuler seni tari sekolah menjadi kunci utama daya tarik penampilan anak didiknya di panggung IJMC 2026.
“Alhamdulillah kami meraih banyak penghargaan kemarin waktu event IJMC. Pertama atas kerja keras anak-anak, mereka mau berusaha, ingin menang, ingin menampilkan yang terbaik mewakili sekolah dan ingin menunjukkan pada diri mereka bahwa mereka bisa dan menang,” ujar Nirwalawati Hidayatni.
“Ikut IJMC ingin menampilkan konsep yang menarik, yang unik, yang berbau tema percampuran tradisional dan modern seperti itu. Jadi kami menggaet, berkolaborasi dengan tim tari dari ekstrakurikuler tari SMPN 2 Jember,” lanjutnya.
Nirwalawati menjelaskan, persiapan intensif dilakoni timnya dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar tiga minggu. Kendati sempat menghadapi tantangan rekrutmen pemain akibat banyaknya pilihan ekstrakurikuler di sekolah, komitmen para siswa mampu membuahkan hasil manis.
“Untuk persiapan yang intensif tidak sampai 1 bulan, sekitar 3 minggu persiapan anak-anak. Tidak ada kendala yang terlalu signifikan, tetapi mungkin secara keseluruhan terkait dengan banyaknya tim pemain pianika kita kesulitan untuk melakukan rekrutmen. Tapi meskipun dengan keterbatasan anggota, kita masih menampilkan yang terbaik,” terangnya.
Rasa bangga dan gembira dirasakan oleh para personel yang bertanding. Salah satu personel Marching Band SMPN 2 Jember, Kadek Kirana, mengaku senang dapat menyumbangkan prestasi bagi sekolahnya meski harus membagi waktu secara ketat antara latihan dan kegiatan belajar harian.
“Untuk mengatur waktu antara latihan dan belajar itu tergantung anaknya, bisa memanage waktu bisa atau tidak. Senang sekali dapet penghargaan Juara 2 dan semoga tahun depan ini bisa makin berkembang dan dapat piala yang lebih baik,” kata Kadek Kirana.
Kesuksesan ini tak lepas dari sinergi kokoh antara pihak sekolah dan paguyuban orang tua murid. Humas SMPN 2 Jember, Taufikurrahman, menegaskan bahwa sekolah memberikan dukungan moral dan pendampingan penuh selama sesi latihan yang digelar di luar jam pelajaran.
“Bentuk dukungan kami dari pihak sekolah kepada anak-anak tentunya adalah memberikan support secara moral. Kami juga memberikan waktu tentunya di luar jam pelajaran, jadi mereka latihan mulai dari jam 15.00 sampai jam 19.00 atau 20.00 WIB. Kami juga selalu berkoordinasi aktif dengan paguyuban orang tua marching band yang selalu siap sedia sewaktu-waktu,” jelas Taufikurrahman.
Usai menguasai panggung IJMC 2026, SMPN 2 Jember kini langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi kejuaraan tingkat nasional Hamengkubuwono Cup di Yogyakarta pada awal November mendatang.
“Untuk event selanjutnya insyaallah bulan November, awal November yang ada di Jogjakarta. Itu adalah target kami selanjutnya untuk level yang lebih tinggi. Persiapan kami saat ini masih menyusun konsep, tentunya tidak jauh dengan konsep di IJMC yaitu marching band kolaborasi sama tari. Nanti juga akan kita rekrutmen untuk anggota baru sekiranya komposisi musiknya lebih lengkap lagi, lebih harmonis lagi agar nanti kita mendapatkan juara sesuai yang kita harapkan,” ujarnya.
Reporter: Anas Hidayat
Editor: Suyono
