FTVJEMBER.COM, JEMBER – Momen libur panjang (long weekend) peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memicu kenaikan signifikan jumlah penumpang Kereta Api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember.

PT KAI Daop 9 Jember mencatat peningkatan volume penumpang hingga 17 persen jika dibandingkan dengan periode akhir pekan biasa.

Manager Hukum dan Humasda PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, membeberkan bahwa akumulasi jumlah penumpang sejak Jumat hingga Selasa (25/8/2026) pagi menyentuh angka 107.000 penumpang. Kenaikan tersebut mendorong rata-rata harian penumpang melonjak dari 18.000 orang di hari biasa menjadi 22.000 orang per hari.

“Pada momen libur panjang memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad, KAI Daop 9 Jember mencatat lonjakan penumpang yang cukup tinggi selama periode tanggal 25 Agustus 2026. Tercatat pada hari tersebut, penumpang yang menggunakan layanan transportasi kereta api mencapai kurang lebih 21.000 penumpang akumulatif naik dan turun di berbagai stasiun wilayah Daop 9,” terang Cahyo Widiantoro pada Selasa (25/8/2026) pagi.

Cahyo merincikan, Stasiun Jember menjadi titik paling padat aktivitas penumpang, disusul Stasiun Banyuwangi Kota dan Stasiun Ketapang.

“KAI Daop 9 Jember juga mencatat tiga stasiun yang cukup terpadat, antara lain Stasiun Jember mencapai 6.200 penumpang, Stasiun Banyuwangi Kota mencapai 3.500 penumpang, dan Stasiun Ketapang mencapai 2.500 penumpang. Untuk akumulatif penumpang mulai dari hari Jumat hingga hari ini mencapai kurang lebih 107.000 penumpang, dengan rata-rata penumpang harian mencapai 22.000 penumpang,” tambahnya.

Dari total 30 perjalanan KA yang beroperasi setiap hari di wilayah Daop 9 Jember, Kereta Api Probowangi relasi Ketapang–Surabaya Gubeng menjadi armada paling favorit masyarakat karena tarifnya yang terjangkau serta mendapatkan subsidi Public Service Obligation (PSO) dari pemerintah.

Sementara untuk kelas komersial jarak jauh, KA Ranggajati dan KA Logawa menjadi pilihan utama pelanggan lantaran memiliki jadwal keberangkatan serta rute yang strategis.

“Untuk kenaikannya jika dibandingkan dengan libur pada Hari Kemerdekaan terbilang stabil di angka 22.000. Untuk dibandingkan dengan periode hari biasa pada weekend biasa, ada kenaikan hingga 17 persen,” jelas Cahyo.

Reporter: Anas Hidayat
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *