FTVJEMBER.COM, JEMBER – Sejumlah lapak pedagang di Pasar Tanjung, Jember, dibobol maling. Para pedagang kini resah karena aksi pencurian disebut kembali terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Salah satu korban merupakan pedagang peralatan dapur yang menyimpan barang dagangannya di lantai dua pasar.
Pelaku diduga masuk dengan cara merusak atau mencongkel bagian pintu dan engsel lapak. Setelah berhasil masuk, pelaku menggasak sejumlah barang dagangan.
Pemilik lapak, Wahyu Maulana, mengatakan berbagai barang dagangannya hilang, mulai dari peralatan dapur hingga sejumlah barang milik pedagang lain.
> “Yang hilang seperti sutil, serok, cetakan, kemudian engsel dan kunci juga dirusak. Punya teman seperti gas dan timba juga hilang, termasuk ikan asin,” ujar Wahyu.
Ia memperkirakan kerugian akibat pencurian mencapai sekitar Rp5 juta. Aksi serupa bahkan sudah beberapa kali terjadi di lapaknya.
> “Sekitar Rp5 juta. Sudah sering, sudah berkali-kali,” katanya.
Kasus serupa juga dialami Fathur, pedagang ikan kering di lantai dua Pasar Tanjung. Ia kehilangan puluhan kilogram ikan kering setelah pintu lapaknya diduga dicongkel pelaku.
> “Ikannya lumayan banyak, tapi pastinya saya tidak tahu karena tidak ditimbang. Mungkin lebih dari itu,” ungkap Fathur.
Menurut Fathur, kerusakan juga terlihat pada bagian pintu depan lapaknya. Ia menyebut kejadian dengan modus serupa sebelumnya juga pernah terjadi.
> “Pintu depan rusak, tutup pintunya dicongkel. Sudah dua kali. Kasusnya sama, dicongkel juga, tapi yang sebelumnya sudah agak lama,” jelasnya.
Para pedagang berharap pengelola Pasar Tanjung meningkatkan sistem keamanan, terutama pada malam hari. Mereka khawatir aksi pencurian kembali terjadi dan semakin merugikan para pedagang.
Reporter: Suyono
