FTVJEMBER.COM, Jember – Perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember kembali beroperasi normal setelah sebelumnya terganggu akibat gerusan tanah dan longsor di sejumlah titik lintasan.
Gangguan terjadi di dua lokasi, yakni petak jalan Sempolan-Ledokombo akibat gerusan tanah serta kawasan Kalibaru-Mrawan akibat amblesan tebing.
Setelah dilakukan penanganan oleh petugas, jalur tersebut kini kembali dapat dilalui kereta api. Penanganan dilakukan melalui evakuasi material longsor dan penguatan struktur jalur untuk memastikan keselamatan perjalanan.
Di kawasan Kalibaru-Mrawan, petugas juga memasang rel pancang dan bronjong sebagai penahan tebing guna mengantisipasi terjadinya longsor susulan.
Manajer Hukum dan Humasda KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan perjalanan kereta api kini telah berangsur normal setelah penanganan dilakukan secara cepat.
“Perjalanan kereta api sudah berangsur normal. Kami melakukan evakuasi secara cepat dan penguatan struktur pada jalur kereta api, sehingga jalur tersebut dapat kembali dilalui kereta api,” jelasnya.
Meski operasional telah kembali normal, KAI Daop 9 Jember tetap mengerahkan petugas khusus untuk memantau sejumlah titik yang rawan terdampak luapan air maupun longsor.
Pengawasan juga diintensifkan melalui pemantauan di daerah-daerah yang menjadi perhatian khusus KAI Daop 9 Jember.
Pihak KAI turut mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar jalur kereta api agar segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda gerusan tanah maupun longsor demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono

