FTVJEMBER.COM, JEMBER – Berawal dari hobi merawat tanaman, seorang warga di Kabupaten Jember sukses mengembangkan usaha bonsai dengan omzet jutaan rupiah per bulan. Tak hanya melayani pasar lokal, bonsai miliknya kini juga dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia.
Umar Tiarso, warga Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember, menekuni usaha bonsai sejak beberapa tahun terakhir. Di halaman rumahnya, ribuan bonsai dari berbagai jenis lokal maupun impor dirawat dengan telaten setiap hari.
Berbagai jenis bonsai yang dibudidayakan di antaranya ficus, kimeng, sancang, waru, hingga wacang. Bahkan beberapa di antaranya merupakan jenis impor asal India, Taiwan, China, dan Vietnam.
“Yang paling diminati biasanya bonsai yang perawatannya mudah seperti ficus, kimeng, wacang, dan sekarang waru juga mulai banyak dicari. Awalnya saya budidaya bonsai karena hobi, tapi ternyata ada nilai profitnya sehingga akhirnya menjadi pekerjaan,” ujar Umar Tiarso, pembudidaya bonsai.
Untuk mempercepat pertumbuhan tanaman, Umar melakukan budidaya langsung di lahan tanah agar proses pembesaran bonsai lebih cepat dibanding menggunakan pot.
Dari usaha tersebut, Umar mampu meraup omzet jutaan rupiah setiap bulan. Harga bonsai yang dijual pun bervariasi, mulai puluhan ribu rupiah hingga puluhan juta rupiah tergantung kualitas dan usia tanaman.
Usaha bonsai milik Umar juga menginspirasi warga sekitar, salah satunya Irfanudin yang rutin datang untuk belajar sekaligus membeli bakalan bonsai.
“Di rumah saya memang belum sebanyak ini, tapi ingin terus menambah koleksi bonsai. Kadang beli dari sini, kadang juga dari teman-teman yang lain,” kata Irfanudin.
Tak hanya dipasarkan di wilayah Jember, bonsai milik Umar kini sudah dikirim ke berbagai kota di Pulau Jawa hingga luar pulau.
Dari hobi yang ditekuni dengan konsisten, usaha bonsai tersebut membuktikan peluang ekonomi dapat tumbuh dari kreativitas dan ketelatenan.
Reporter: Suyono
