FTVJEMBER.COM, Jember – Sebanyak 315 anggota Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Madya dan Wira dari berbagai sekolah di Kabupaten Jember mengikuti ajang Ajang Membangun Relawan Tangguh (AMERTA) 2 yang digelar Forum Relawan PMI Kabupaten Jember.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 31 Oktober hingga 1 November 2026, tersebut dipusatkan di Markas PMI Kabupaten Jember.
AMERTA 2 menjadi wadah pembinaan sekaligus pengembangan kemampuan anggota PMR melalui berbagai perlombaan yang menguji keterampilan, pengetahuan kepalangmerahan, dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.
Ketua Forum Relawan PMI Jember, Doni Kesuma, menjelaskan, terdapat lebih dari 10 cabang perlombaan yang terbagi dalam sejumlah kategori. Di antaranya tujuh materi traveling PMR, presentasi kelompok, cipta tandu, cerdas cermat, serta simulasi pertolongan pertama.
“AMERTA sesuai namanya merupakan ajang membangun relawan tangguh. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas anggota relawan, khususnya PMR. Salah satu materi penting yang dilombakan adalah simulasi pertolongan pertama karena menjadi salah satu kemampuan utama anggota PMR dan relawan,” jelas Doni.
Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya dituntut menguasai teori kepalangmerahan, tetapi juga mampu menerapkannya melalui praktik dan kerja sama tim.
Salah satu peserta, Safila Oktavia, anggota PMR Madya SMP Negeri 1 Rambipuji, mengaku telah mempersiapkan diri sekitar dua minggu untuk mengikuti perlombaan cipta tandu darurat.
Ia mengaku cukup antusias meski tetap merasakan ketegangan saat mengikuti kompetisi. Safila berharap dapat meraih juara pertama atau setidaknya masuk tiga besar.
Ajang AMERTA 2 juga menetapkan juara umum pada dua tingkatan. Untuk kategori Wira, juara umum diraih SMK Negeri 1 Jember. Sementara kategori Madya dimenangkan SMP Negeri 1 Jember.
Melalui kegiatan ini, PMI Jember berharap semakin banyak relawan muda yang memiliki keterampilan, keberanian, dan kepedulian terhadap sesama, khususnya dalam menghadapi situasi darurat.
Reporter: Suyono
