FTVJEMBER.COM, JEMBER – Rekaman video yang memperlihatkan dugaan aksi perundungan terhadap seorang siswi Sekolah Dasar (SD) di Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, mendadak beredar luas dan viral di media sosial. Korban diduga mengalami tindakan kekerasan fisik dari beberapa anak saat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pramuka.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, korban tampak diperlakukan secara kasar oleh sejumlah anak perempuan berusia lebih tua. Kerudung korban ditarik hingga rambutnya dijambak, diikuti dugaan tindakan pemukulan serta tendangan.
Insiden tersebut diduga melibatkan seorang siswi SD Negeri Selodakon 04 sebagai korban, sementara para terduga pelaku berasal dari SD Negeri Selodakon 01 dan 02. Video peristiwa itu disinyalir disebarkan oleh rekan dari anak-anak yang terlibat dalam aksi tersebut.
Maraknya penayangan video ini di jagat maya langsung menyita perhatian pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Guna meredam situasi, pihak-pihak terkait menggelar pertemuan mediasi bersama para wali murid serta jajaran TNI-Polri.
Kepala SD Negeri Selodakon 04, Encep Sulaiman berharap, upaya musyawarah ini dapat menuntaskan konflik agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Harapannya semoga permasalahan ini cepat teratasi dan di lain waktu tidak terjadi lagi. Karena suasana sekarang ini masih panas, kamu upayakan mediasi,” katanya, Senin (10/8/2026).
Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), Titin Agustin, menyampaikan bahwa proses dialog antarsekolah dan keluarga masih terus berjalan demi mengembalikan kondusivitas di lingkungan pendidikan.
“Mediasi masih terus berjalan, mudah-mudahan ada titik terang. Ini sesuatu yang tidak kita diinginkan, harapannya tidak terjadi lagi dan tetap saling kekeluargaan,” katanya.
Pihak sekolah mengupayakan mediasi sebagai jalan utama penyelesaian kekeluargaan agar proses belajar mengajar di sekolah-sekolah yang terlibat dapat kembali berjalan normal.
Reporter: Anas Hidayat
Editor: Suyono
