FTVJEMBER.COM, JEMBER – Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Jember resmi meluncurkan program bakti sosial bertajuk “Jember Cinta Kesehatan” di Gelanggang Olahraga Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Senin (17/8/2026) siang.
Peluncuran program ditandai dengan penekanan sirine secara simbolis oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama jajaran pengasuh Ponpes Nuris dan jajaran pejabat Pemkab Jember di hadapan sekitar 600 santri serta warga yang hadir.
Program “Jember Cinta Kesehatan” merupakan penyempurnaan dari aksi sosial kesehatan tahun sebelumnya. Pada pelaksanaan tahun kedua ini, target sasaran ditingkatkan secara signifikan menjadi 10.000 pasien. Menariknya, kuota pelayanan gratis ini tidak hanya terbatas bagi warga lokal Jember, melainkan terbuka luas untuk masyarakat dari luar daerah.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengonfirmasi bahwa penambahan target sasaran ini ditujukan untuk memperluas jangkauan penanganan medis gratis bagi warga yang membutuhkan penanganan spesifik.
“Kabar gembiranya, bukan cuma warga Jember saja, tapi warga di luar Jember juga bisa mengikuti dan bisa mendapatkan pelayanan Jember Cinta Kesehatan ini. Bagi warga Jawa Timur, bahkan warga Indonesia yang ingin mengikuti operasi katarak, pemberian kaki palsu, dan lain sebagainya, bisa mendaftar lewat Wadul Gus’e,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut.
Rangkaian tindakan medis dan alat bantu gratis dalam program ini mencakup operasi penderita katarak serta pterigium, penanganan kelainan sumbing bibir dan langit-langit, polidaktili/sindaktili, kaki equinovarus, fimosis dan hipospadia, hernia, meningocele/hidrosefalus, pembagian kaki dan tangan palsu, bola mata palsu, alat bantu dengar, hingga kacamata gratis untuk pelajar dan lansia.
Bupati Gus Fawait menegaskan, lokasi peluncuran sengaja dipusatkan di pondok pesantren sebagai wujud pengakuan atas histori dan kontribusi besar para kiai serta ulama dalam merebut dan mengisi kemerdekaan.
“Hari ini launching dan saya sengaja memilih di pondok pesantren karena kita harus ingat sejarah, bahwa di dalam merebut kemerdekaan Republik Indonesia ada peran Kiai, ada peran para ulama, ada peran pesantren. Termasuk hari ini, pondok pesantren bahu-membahu berjuang mengisi kemerdekaan memberikan pelayanan pendidikan akhlak dan karakter,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Jember mengimbau bagi masyarakat dari dalam maupun luar daerah yang membutuhkan penanganan medis gratis dapat segera mendaftarkan diri. Pendaftaran diakses secara digital melalui kanal aduan resmi Wadul Gus’e atau dengan mendatangi fasilitas Puskemas terdekat.
Reporter: Anas Hidayat
Editor: Suyono
