FTVJEMBER.COM, JEMBER – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Jember memastikan tidak ada temuan kasus baru Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Kondisi ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah kurban.

Berdasarkan hasil survei terbaru, petugas DKPP tidak menemukan gejala klinis PMK pada hewan ternak yang dijual di wilayah Jember, baik di kawasan kota maupun pedesaan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet DKPP Jember, drh. Henry Kurniawan Mulyodiputro mengatakan, pengawasan terhadap hewan kurban dilakukan secara ketat melalui pemeriksaan antemortem dan postmortem.

“Dalam pemeriksaan antemortem, kami memastikan hewan layak disembelih dan bebas penyakit zoonosis. Setelah penyembelihan dilakukan pemeriksaan postmortem. Jika ditemukan organ yang tidak layak konsumsi seperti hati atau paru yang terkena cacing, maka akan langsung diafkir,” ujar drh. Henry Kurniawan.

DKPP Jember mencatat kasus PMK terakhir ditemukan pada Februari lalu dengan jumlah dua ekor ternak. Sejak awal tahun, pemerintah daerah juga telah melakukan vaksinasi sekitar 40 ribu dosis untuk mencegah penyebaran PMK.

Selain itu, DKPP menggandeng organisasi profesi seperti PDHI dan Paravetindo guna memperkuat pengawasan lalu lintas ternak di pintu masuk wilayah Jember.

Masyarakat pun diimbau tidak khawatir dalam memilih hewan kurban karena ternak yang dijual di lapak resmi telah melalui pemeriksaan kesehatan secara ketat.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *