FTVJEMBER.COM, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember memastikan mahasiswa penerima beasiswa kuliah Cinta Bergema angkatan 2025 tidak perlu mengikuti seleksi ulang pada tahun 2026. Para penerima manfaat akan tetap mendapatkan bantuan pendidikan hingga lulus, dengan sejumlah syarat yang harus dipenuhi.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam agenda Pro Gus E Update di RSD Balung. Ia menegaskan bahwa mahasiswa yang telah terdaftar sebagai penerima beasiswa tidak perlu mendaftar ulang setiap tahun.
Para penerima manfaat akan tetap ditanggung biaya pendidikan maupun biaya hidupnya oleh pemerintah daerah, selama mampu menjaga konsistensi akademik serta turut mempromosikan potensi daerah.
Dari total 7.037 mahasiswa penerima beasiswa Cinta Bergema angkatan 2025, sebanyak 6.024 di antaranya telah melengkapi persyaratan administrasi. Sementara sisanya masih diberikan waktu untuk melengkapi berkas hingga 8 Mei 2026.
Pemkab Jember juga berencana mulai mencairkan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada pekan ini. Selain itu, bantuan biaya hidup selama enam bulan akan disalurkan mulai akhir Mei mendatang bagi para penerima manfaat.
“Bagi yang mendapatkan beasiswa, selama berkomitmen seperti di awal—menjaga akademik dan IPK tidak turun—maka sekali mendapatkan beasiswa, akan terus menerima sampai lulus,” ujar Muhammad Fawait.
Ia menambahkan, pencairan beasiswa yang dilakukan saat ini diperuntukkan bagi penerima angkatan 2025.
“Berdasarkan laporan Kepala Dinas Pendidikan, yang segera dicairkan adalah beasiswa untuk sekitar 6.026 mahasiswa dari total 7.037 penerima,” imbuhnya.
Untuk seleksi penerima beasiswa Cinta Bergema angkatan 2026, Pemkab Jember berencana membuka pendaftaran setelah seluruh rangkaian seleksi masuk perguruan tinggi selesai, agar memberikan kesempatan yang sama bagi mahasiswa baru maupun lama.
Pada tahun anggaran 2026, Pemkab Jember mengalokasikan anggaran sebesar Rp75 miliar untuk mendukung program beasiswa kuliah Cinta Bergema.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
