FTVJEMBER.COM, JEMBER – Ribuan pencari kerja (pencaker) memadati area Balai Serbaguna Pemkab Jember di Jalan Nusantara, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, pada Kamis (27/8/2026) pagi. Mereka hadir untuk berburu peluang karir dalam gelaran Jember Job Fair 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jember.

Ajang bursa kerja tahunan ini mengalami lonjakan peserta hingga dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, dengan mencatatkan sebanyak 4.849 pencaker terdaftar. Sebanyak 2.873 lowongan pekerjaan dialokasikan oleh 59 perusahaan lokal hingga nasional, baik yang memuka booth secara luring maupun secara daring.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember, Hadi Mulyono membeberkan, bahwa gelaran ini merupakan realisasi dari agenda prioritas Bupati Jember dalam upaya percepatan penyerapan tenaga kerja serta pengentasan kemiskinan daerah.

“Hari ini dilaksanakan salah satu agenda di bulan Agustus sebagaimana yang disampaikan oleh Gus Bupati Jember. Salah satunya adalah event Jember Job Fair. Dan alhamdulillah sebagaimana schedule, tanggal 27 Agustus tepat dilaksanakan kegiatan hari ini,” ujar Hadi Mulyono pada Kamis (27/8/2026).

Hadi Mulyono menjelaskan bahwa panitia menerapkan skema pendaftaran hybrid untuk mengantisipasi tingginya antusiasme peserta. Bahkan, beberapa perusahaan langsung menggelar tahapan wawancara di tempat.

“Ada yang patut kita syukuri di Job Fair tahun ini, satu: jumlah peserta ataupun pencari kerja yang cukup banyak. Lebih dari dua kali lipat tahun kemarin, ada sekitar 4.800 sekian pencari kerja. Dan ada perusahaan juga lebih banyak dari tahun kemarin, sejumlah hampir 59. 50 booth di sini, sedang yang 9 melalui online. Ada dua perusahaan yang memang pencari kerja harus hadir… Karena langsung dilaksanakan interview pada hari ini,” terangnya.

Hadi menambahkan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jember saat ini tercatat sebesar 3,06 persen berdasarkan data BPS—angka yang relatif lebih rendah dibanding rata-rata provinsi maupun nasional. Namun, mengingat besarnya populasi Jember, perluasan kesempatan kerja terus digenjot secara masif.

“Pengentasan kemiskinan adalah program utama, program prioritas, salah satunya melalui peningkatan penempatan tenaga kerja. Harapan saya mudah-mudahan berjalan lancar, bisa mengurangi angka pengangguran dan pencari kerja di Kabupaten Jember bisa diterima baik oleh perusahaan yang hadir di sini,” pungkas Hadi.

Kehadiran Jember Job Fair 2026 dirasakan sangat membantu para pencaker lokal. Salah seorang pencari kerja, Putri Siwi, mengaku terbantu dengan adanya pemusatan informasi lowongan kerja dan proses wawancara langsung dalam satu lokasi.

“Kalau tanggapannya saya sih membantu banget ya. Karena di sini kan banyak banget lowongan, jadi kita bisa memilih lowongannya tuh apa saja dan sesuai yang kita inginkan,” ungkap Putri Siwi.

Putri yang telah mempersiapkan berbagai berkas seperti CV, SKCK, hingga identitas diri tersebut berharap momentum ini dapat mengantarkannya dan ribuan pencaker lain mendapatkan pekerjaan yang diimpikan.

Reporter: Anas Hidayat
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *