REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Sekolah Perempuan Jember berkolaborasi dengan Triple A Law Firm menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Habis Gelap Belum Terbit Terang” untuk membedah tantangan penanganan kasus kekerasan seksual. Forum ini digelar sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu yang masih menjadi persoalan serius di berbagai lapisan.
FGD yang berlangsung di salah satu kafe di Kecamatan Sumbersari, Sabtu pagi, diikuti peserta dari beragam latar belakang, mulai ibu rumah tangga hingga mahasiswa. Diskusi berlangsung dinamis dengan pertukaran pandangan dan pengalaman terkait kondisi aktual penanganan kasus kekerasan seksual.
Wakil Kepala Sekolah Perempuan Jember, Selvira Meisesar, menekankan pentingnya memperluas kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan ini. Ia juga mendorong agar kegiatan serupa terus digelar dan menjangkau masyarakat yang lebih luas.
“Kami sangat prihatin dengan kasus kekerasan seksual yang terjadi. Bagaimanapun, masa depan penegakan hukum ada di tangan para mahasiswa, khususnya di bidang hukum. Kami berharap mereka lebih waspada dan memahami etika serta norma hukum. Kami juga terbuka untuk masyarakat yang ingin berkonsultasi hukum secara gratis,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan staf legal Triple A Law Firm, Leni Maulita Sari, menyebut antusiasme peserta cukup tinggi dan menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap isu ini.
“FGD ini diikuti tidak hanya oleh anggota Sekolah Perempuan, tetapi juga banyak mahasiswa. Banyak aspirasi dan pengalaman yang dibagikan, dan ini membuka wawasan kami bahwa kasus kekerasan seksual masih banyak terjadi. Ke depan, kami berharap kegiatan ini berkelanjutan dan bisa menjangkau lebih banyak wilayah agar masyarakat semakin paham langkah yang harus dilakukan saat menghadapi kasus tersebut,” katanya.
Salah satu peserta, Haikal, mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menambah wawasan terkait edukasi kekerasan seksual.
“Kegiatan ini sangat menyenangkan dan menambah wawasan kami tentang kekerasan seksual. Kolaborasi yang dilakukan juga menarik, dan saya berharap kegiatan seperti ini terus dilanjutkan ke depannya,” ungkapnya.
Melalui forum ini, Sekolah Perempuan Jember dan Triple A Law Firm berharap dapat mendorong kesadaran publik, memperkuat jejaring kolaborasi, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan responsif terhadap isu kekerasan seksual.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
