FTVJEMBER.COM, Jember – Di tengah ancaman kekeringan yang mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember turun langsung memberikan edukasi kepada warga terdampak mengenai cara menggunakan air secara hemat dan aman selama musim kemarau.

Edukasi dilakukan dengan metode door to door pada Senin (3/8/2026). Relawan PMI mendatangi rumah-rumah warga untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya mengelola persediaan air bersih yang semakin terbatas akibat minimnya curah hujan.

Dalam kegiatan tersebut, warga diajak memprioritaskan penggunaan air untuk kebutuhan pokok, seperti minum, memasak, serta menjaga kebersihan diri. Sementara penggunaan air untuk kebutuhan lain yang tidak mendesak diimbau untuk dikurangi agar cadangan air dapat bertahan lebih lama hingga distribusi bantuan air bersih berikutnya.

Selain menghemat penggunaan air, relawan juga memberikan edukasi mengenai cara penyimpanan air yang benar. Warga diingatkan agar menempatkan air di wadah yang bersih dan tertutup guna mencegah pencemaran bakteri maupun penyakit yang berpotensi muncul saat musim kemarau.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengatakan pendekatan dari rumah ke rumah dipilih karena dinilai lebih efektif dalam menyampaikan pesan sekaligus mengetahui kondisi riil masyarakat yang sedang menghadapi krisis air bersih.

“Pendekatan personal ini efektif karena membuka ruang dialog dua arah. Petugas lapangan dapat mendengar langsung keluhan, kondisi riil sanitasi, serta kebutuhan spesifik yang dihadapi oleh tiap keluarga di wilayah terdampak,” ujar Zainollah.

Menurutnya, edukasi menjadi bagian penting dalam penanganan dampak kekeringan. Pasalnya, bantuan air bersih saja tidak cukup tanpa diiringi kesadaran masyarakat untuk mengelola air secara bijak dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan tersebut, PMI berharap masyarakat mampu memanfaatkan setiap tetes air secara lebih efisien, menjaga kualitas air yang disimpan, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat meski berada di tengah keterbatasan pasokan air bersih.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari warga. Mereka mengaku memperoleh pengetahuan baru mengenai cara menghemat air dan berkomitmen menerapkannya selama musim kemarau agar kebutuhan air keluarga tetap terpenuhi hingga bantuan berikutnya datang.

Reporter : Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *