FTVJEMBER.COM, Jember – Politeknik Negeri Jember (Polije) melatih 49 peserta dalam program SMK Go Global bidang Plantation Worker Sawit tahun 2026. Program tersebut digelar bekerja sama dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).
Pembukaan pelatihan berlangsung di Auditorium Vokasi Polije, Jumat (2/10/2026). Pelatihan ini merupakan bagian dari sembilan skema yang dipercayakan KP2MI kepada Polije.
Polije dipilih sebagai penyelenggara karena dinilai memiliki kesiapan dokumen, fasilitas kampus, serta instruktur vokasi yang memadai.
Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga dipersiapkan sebelum ditempatkan sebagai pekerja migran di luar negeri.
Plt Sesditjen Pelindungan KP2MI, SULIYEM mengatakan, program tersebut diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang kompeten dan membuka peluang penempatan lebih luas.
“Kami berharap Politeknik Negeri Jember dapat mencetak tenaga kerja yang kompeten. Tidak hanya di seputaran Asia, tetapi juga merambah Eropa yang saat ini permintaannya cukup tinggi, kemudian Australia dan negara-negara lainnya,” ujar SULIYEM.
Sementara itu, Wakil Direktur III Polije Wahyu Kurnia Dewanto mengatakan, sembilan skema pelatihan yang dipercayakan kepada Polije akan dilaksanakan sebaik-baiknya untuk mempersiapkan calon pekerja migran yang kompeten secara formal.
Menurutnya, selama ini masih banyak tenaga migran Indonesia yang berasal dari sektor nonformal. Melalui program KP2MI, peserta juga mendapatkan persiapan dan perlindungan sebelum bekerja di luar negeri.
“Kami sangat mendukung program dari KP2MI ini karena ada jaminan proteksi bagi para pekerja migran. Mereka disiapkan sebaik-baiknya sebelum bekerja menjadi pekerja migran di Politeknik Negeri Jember,” kata Wahyu.
Program ini diharapkan dapat memperluas peluang lulusan vokasi Indonesia untuk terserap di industri dalam maupun luar negeri.
Reporter: Anas Hidayat
Editor: Suyono
