FTVJEMBER.COM, Jember – Kabar serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, memicu keresahan sejumlah calon jemaah umrah di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mereka khawatir situasi keamanan dapat mengganggu perjalanan dan pelaksanaan ibadah.
Sejumlah calon jemaah mendatangi agen perjalanan untuk memastikan kondisi terkini sekaligus menanyakan kepastian jadwal keberangkatan. Salah satunya Rifka Azizah yang mengaku sempat khawatir setelah melihat berbagai informasi mengenai situasi di Arab Saudi beredar di internet dan media sosial.
“Takut ibadahnya terganggu. Namun, alhamdulillah, setelah dijelaskan, saya agak lega karena keberangkatannya masih berjalan lancar. Banyak informasi berseliweran di internet dan muncul di beranda media sosial, sehingga membuat saya takut,” ujar Rifka.
Sementara itu, agen travel umrah, Sofia Alifa, menyatakan hingga kini belum menerima informasi pembatalan keberangkatan maupun kepulangan jemaah yang mereka tangani.
Menurut Sofia, pihaknya telah memeriksa informasi dari maskapai yang digunakan untuk memastikan kondisi penerbangan. Jemaah yang mereka tangani mayoritas menggunakan penerbangan langsung dari Bandara Juanda, Surabaya, menuju Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, Arab Saudi.
“Setelah kepulangan jemaah pada September lalu, konflik memang masih berlangsung. Namun, alhamdulillah, tidak ada kendala terkait pemberangkatan maupun kepulangan. Kami menggunakan penerbangan langsung dari Surabaya ke Jeddah,” jelas Sofia.
Ia menambahkan, hingga saat ini tidak ada pembatalan dari maskapai maupun pihak terkait yang diterima oleh travel tersebut. Jika terdapat kendala, kemungkinan penyesuaian hanya menyangkut perjalanan wisata, seperti agenda tur ke Taif, bergantung pada kondisi di lapangan.
Sofia mengungkapkan, beberapa calon jemaah telah menghubungi pihak travel untuk menyampaikan kekhawatiran mereka. Pada Rabu pagi, sekitar lima jemaah menanyakan kondisi keamanan dan kepastian keberangkatan.
“Kami menjelaskan sesuai kondisi yang sebenarnya. Kami juga sudah mengecek ke semua maskapai dan sejauh ini penerbangan aman serta terkendali,” katanya.
Meski demikian, calon jemaah diimbau tetap memantau perkembangan situasi dan memastikan informasi melalui agen travel maupun sumber resmi. Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai kabar yang belum terkonfirmasi di media sosial.
Reporter: Suyono
