FTVJEMBER.COM, Jember – Video yang memperlihatkan sejumlah jeriken menumpuk di area parkir sebuah masjid di Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Jember, Jawa Timur, viral di media sosial. Tumpukan jeriken tersebut diduga berkaitan dengan penampungan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di tengah antrean panjang di sejumlah SPBU.
Polisi kini menyelidiki dugaan penyalahgunaan BBM subsidi tersebut untuk memastikan asal-usul jeriken dan aktivitas yang berlangsung di lokasi.
Dalam video yang beredar, sejumlah jeriken terlihat menumpuk di beberapa titik area parkir masjid yang berada tidak jauh dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Seorang warga, Zulkifli, mengaku melihat tumpukan jeriken di lokasi tersebut. Ia menduga jeriken-jeriken itu bukan berasal dari warga setempat. Setelah video viral, akses masuk ke area tersebut juga disebut telah ditutup menggunakan pintu gerbang yang digembok.
“Di sebelah sana juga ada jeriken yang ditumpuk. Kami tidak tahu dari mana asalnya, tetapi sepertinya bukan dari warga Mangli. Setelah viral, pintu gerbangnya sudah digembok sehingga tidak bisa diakses. Awalnya, di lokasi itu tidak ada pintu gerbang,” ujar Zulkifli.
Viralnya video tersebut menambah keresahan masyarakat di tengah sulitnya mendapatkan BBM dan panjangnya antrean di sejumlah SPBU di Jember.
Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Jember, Iptu Harry Sasono, mengatakan kepolisian mengimbau masyarakat turut menjaga keamanan dan ketertiban serta melaporkan jika menemukan dugaan pelanggaran terkait BBM bersubsidi.
“Kondisi ini menjadi dasar bagi kami agar para tengkulak maupun masyarakat dapat memahami situasi dan menjaga keamanan serta ketertiban. Kami membuka informasi kepada masyarakat. Apabila menemukan pelanggaran, termasuk aktivitas penimbunan atau penyalahgunaan BBM subsidi jenis Pertalite oleh oknum tertentu, masyarakat dapat melaporkannya secara berjenjang kepada petugas kepolisian,” jelas Harry.
Sementara itu, antrean BBM di sejumlah SPBU di Jember disebut telah berlangsung selama sekitar dua pekan terakhir. Keterlambatan pasokan menjadi salah satu faktor yang disebut memicu kondisi tersebut. Selisih harga BBM subsidi dan nonsubsidi yang cukup besar juga diduga mendorong sebagian konsumen beralih menggunakan BBM subsidi.
Di tengah kondisi tersebut, kepolisian memperketat pengawasan di SPBU untuk mencegah penyalahgunaan BBM subsidi. Penyelidikan terhadap video viral yang memperlihatkan tumpukan jeriken di area parkir masjid itu masih berlangsung.
Reporter: Suyono
