FTVJEMBER.COM, Jember – Puluhan warga Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, yang mengaku menjadi korban dugaan penipuan arisan online, mengadukan nasib mereka kepada Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto. Mereka meminta pendampingan agar laporan yang telah disampaikan ke kepolisian segera ditindaklanjuti.

Sekitar 50 warga mendatangi pertemuan di kantor desa setempat pada Sabtu (24/10/2026). Mereka mengaku mengalami kerugian dengan nominal bervariasi, mulai dari puluhan juta hingga Rp120 juta per orang.

Para korban menyebut arisan online yang diduga dikelola perempuan berinisial EV itu sempat berjalan lancar selama empat bulan sejak Juni 2026. Namun, memasuki Oktober, pengelola diduga menghilang dan tidak lagi bertanggung jawab.

Salah seorang korban, Siti Hamidatus Sa’diyah, mengatakan pihaknya telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Jember. Namun, setelah sekitar satu minggu, mereka belum memperoleh perkembangan yang diharapkan.

“Kami sudah melapor ke Polres, tetapi setelah satu minggu belum ada kelanjutan. Kami berencana kembali ke Polres untuk menanyakan perkembangan kasus ini. Kami juga meminta arahan dari DPRD agar tidak salah mengambil langkah,” ujar Siti.

Menanggapi aduan tersebut, Candra Ary Fianto mengatakan pihaknya akan mendalami persoalan sebelum menentukan langkah pendampingan.

“Kami ingin mempelajari dan mendalami persoalan ini terlebih dahulu. Untuk sementara, kami akan mengawal laporan para korban agar segera ditindaklanjuti oleh kepolisian. Jika para korban berkenan, kami juga siap memberikan pendampingan atau advokasi hukum melalui badan bantuan hukum kami,” kata Candra.

Candra menegaskan, pihaknya akan mendorong agar laporan para korban mendapatkan tindak lanjut. Pendampingan hukum juga disiapkan untuk membantu para korban menghadapi proses hukum.

Para korban berharap kasus tersebut segera terungkap dan dana yang mereka setorkan dapat dipertanggungjawabkan oleh pihak yang diduga terlibat.

Reporter: Anas Hidayat
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *