FTVJEMBER.COM, Jember – Seorang wanita asal Kabupaten Bondowoso diduga menjadi korban pembegalan dan penganiayaan di kawasan perkebunan Desa Plerean, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember. Korban kehilangan sepeda motor dan telepon genggam, serta mengalami luka di kepala dan tubuh.
Korban diketahui bernama Siti Solehan, warga Tamanan, Bondowoso. Sebelum kejadian, korban diduga membuat janji bertemu dengan seorang pria yang dikenalnya melalui media sosial.
Kapolsek Sumberjambe, Iptu Djoni Hoemaedi, mengatakan korban berpamitan kepada anaknya untuk membeli obat ke wilayah Sukowono. Namun, saat melintas di Desa Plerean, korban diduga menjadi sasaran pembegalan.
“Korban berpamitan kepada anaknya untuk membeli obat ke Sukowono. Sesampainya di lokasi kejadian di Desa Plerean, sepeda motor korban dirampas dan korban dilukai oleh pelaku,” ujar Djoni.
Setelah pelaku pergi, korban berusaha mencari permukiman warga untuk meminta pertolongan. Korban kemudian menceritakan kejadian yang dialaminya kepada warga, termasuk kehilangan sepeda motor dan telepon genggam.
Salah seorang warga, Muchammad Alex Firmanto, mengatakan korban ditemukan dalam kondisi sempoyongan dan mengalami luka di sejumlah bagian tubuh. Warga kemudian membantu membawa korban ke fasilitas kesehatan.
“Ketika ditemukan, korban sudah berjalan sempoyongan. Kondisinya mengalami luka di kepala dan mulut, sementara bagian tubuh lainnya juga terlihat memar. Kami kemudian membantu mengantarkan korban ke rumah sakit,” kata Alex.
Alex menambahkan, lokasi kejadian berjarak sekitar 300 meter dari permukiman warga. Berdasarkan keterangannya, korban sempat bercerita bahwa pria yang ditemuinya mengaku berasal dari Bali dan mengajaknya bertemu sebelum kejadian.
Polisi menyebut lokasi kejadian merupakan jalan yang sepi dan minim penerangan. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang didalami dalam penyelidikan.
Saat ini, polisi masih memburu terduga pelaku dan mendalami kronologi lengkap kejadian, termasuk dugaan perkenalan melalui media sosial.
Polisi mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati ketika bertemu dengan orang yang baru dikenal melalui media sosial, terutama jika pertemuan dilakukan di tempat sepi.
Reporter: Suyono
