FTVJEMBER.COM, JEMBER – Bupati Jember Muhammad Fawait mengapresiasi inovasi siswa SMP Negeri 1 Pakusari yang mampu mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos bermerek Komposku. Inovasi tersebut ditampilkan saat kunjungan Bupati dalam rangkaian program Bunga Desaku di Kecamatan Pakusari.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati bersama jajaran kepala OPD menyapa ratusan siswa SMP se-Kecamatan Pakusari sekaligus melihat langsung proses pengolahan sampah organik menjadi kompos yang memiliki nilai ekonomis.
Salah seorang siswi SMPN 1 Pakusari, Zahratus Zannah, menjelaskan kompos dibuat dari berbagai bahan organik yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
> “Bahannya terdiri dari sekam padi, sisa makanan, sisa sayuran, kulit buah, hingga kotoran hewan. Semua bahan dicampur dan diaduk secara merata sampai menjadi kompos. Kompos ini bisa digunakan untuk semua jenis tanaman,” ujarnya.
Bupati Muhammad Fawait berharap inovasi tersebut dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam mendukung pengelolaan sampah di Kabupaten Jember.
> “Kami mengajak seluruh pihak di Kabupaten Jember, termasuk sekolah, puskesmas, rumah sakit, dan masyarakat untuk bersama-sama membantu pemerintah mencari solusi pengolahan sampah. Sebelum fasilitas pengolahan sampah menjadi energi beroperasi, kita perlu bergotong royong mengelola sampah, baik organik maupun anorganik,” kata Fawait.
Pemkab Jember juga masih menunggu realisasi bantuan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi dari pemerintah pusat yang direncanakan dibangun di kawasan TPA Pakusari sebagai solusi jangka panjang penanganan sampah di Kabupaten Jember.
Reporter: Anas Hidayat
Editor: Suyono
