ftvjember.com, JEMBER – Ratusan kepala keluarga di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, memanfaatkan distribusi air bersih yang dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kamis (2/7/2026). Bantuan tersebut disalurkan untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau yang telah berlangsung sekitar dua bulan.
Sebagian besar sumur warga mengering sehingga mereka harus mengambil air dari sumber yang jauh, memanfaatkan air sungai untuk mandi dan mencuci, bahkan membeli air galon untuk kebutuhan memasak.
Salah seorang warga, Nurul Hayati, mengaku kesulitan memperoleh air bersih karena sumur di rumahnya mengering meski telah diperdalam hingga 12 meter.
“Sudah sekitar dua bulan kami kesulitan air bersih. Sumur sudah diperdalam hingga 12 meter, tetapi airnya tetap sangat sedikit. Untuk kebutuhan sehari-hari kami terpaksa mengambil air dari masjid yang jaraknya cukup jauh,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Fitria. Ia mengaku bantuan air bersih dari PMI sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.
“Selama dua bulan kami mengambil air dari sumber karena sumur sudah kering. Alhamdulillah sekarang ada distribusi air bersih sehingga kebutuhan kami sangat terbantu,” katanya.
Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Gufron Eviyan Efendy, mengatakan distribusi air bersih dilakukan setelah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Jember.
“Hari ini PMI mendistribusikan air bersih ke Desa Sumberpinang untuk memenuhi kebutuhan warga. Kami menggunakan truk tangki berkapasitas 5.000 liter dan penyaluran dilakukan secara berkala sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Data BPBD Kabupaten Jember mencatat sedikitnya enam kecamatan masuk kategori rawan kekeringan, yakni Tempurejo, Patrang, Rambipuji, Kalisat, Sumbersari, dan Pakusari.
Reporter: Suyono
