REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember mengerahkan puluhan ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan verifikasi dan validasi (verval) data kemiskinan secara door to door. Langkah ini dilakukan guna memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran sekaligus memperoleh data riil kondisi ekonomi masyarakat di lapangan.
Sebanyak 22 ribu ASN diterjunkan ke seluruh wilayah Kabupaten Jember dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem. Seperti yang terlihat di Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, para ASN turun langsung mendatangi rumah warga untuk mencocokkan data yang ada di sistem dengan kondisi nyata.
Medan yang terjal dan jalanan berbatu tak menyurutkan langkah para petugas. Mereka tetap berupaya menjangkau rumah-rumah warga di pelosok desa demi memastikan akurasi data.
Dengan menggunakan aplikasi khusus, para ASN melakukan pengecekan mulai dari kondisi rumah, jumlah anggota keluarga, hingga penghasilan warga. Proses ini bahkan dilakukan di luar jam dinas sebagai tugas tambahan, termasuk memastikan kesesuaian titik koordinat GPS dan data administrasi kependudukan.
Kepala Bidang Keselamatan Dinas Perhubungan Jember, Mahmud Rizal, mengatakan keterlibatan ASN ini merupakan instruksi langsung dari bupati untuk memastikan validitas data di lapangan.
“ASN diminta membantu verifikasi dan validasi sebagai tugas tambahan dari bupati. Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan apakah data dalam aplikasi benar adanya, mulai dari lokasi, nomor KK, nomor KTP, jumlah anggota keluarga, hingga kondisi rumah dan fasilitas seperti jamban,” ujarnya.
Kehadiran petugas sempat membuat sejumlah warga terkejut. Mereka tidak menyangka akan didatangi langsung oleh pegawai pemerintah yang menanyakan detail kondisi kehidupan sehari-hari.
Miswati, salah satu warga penerima bantuan sosial, mengaku sempat kaget saat petugas datang ke rumahnya.
“Tadi sempat kaget karena tiba-tiba didatangi petugas. Mereka menanyakan pekerjaan, kondisi rumah, dan mencocokkan data KTP serta KK,” katanya.
Hingga saat ini, sekitar 87 ribu data warga telah berhasil diverifikasi dari total sasaran sekitar 97 ribu jiwa. Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan proses ini segera rampung agar dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan bersama Badan Pusat Statistik.
Penjabat Sekretaris Daerah Jember, Akhmad Helmi Luqman, mengapresiasi kerja keras para ASN yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi semangat ASN se-Kabupaten Jember yang telah melaksanakan verval di lapangan. Dengan berbagai dinamika, hingga saat ini sudah sekitar 87 ribu data yang berhasil diverifikasi,” ungkapnya.
Melalui keterlibatan langsung puluhan ribu ASN ini, Pemkab Jember berharap angka kemiskinan dapat ditekan secara efektif melalui penyaluran bantuan yang lebih akurat dan tepat sasaran.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
