REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengapresiasi kualitas pelayanan dan fasilitas di RSD dr. Soebandi yang dinilai sudah setara dengan rumah sakit besar di Surabaya. Hal ini disampaikannya usai menjalani perawatan inap beberapa hari di rumah sakit tersebut.
Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers Pro Gus’e Update di pelataran rumah sakit, Kamis malam. Ia mengaku merasakan langsung pelayanan tenaga medis serta fasilitas yang tersedia selama menjalani perawatan.
Menurutnya, peningkatan kualitas layanan di RSD dr. Soebandi juga berdampak pada kesejahteraan tenaga kesehatan, sehingga mendorong pelayanan yang lebih humanis kepada masyarakat.
Tak hanya itu, rumah sakit milik Pemkab Jember tersebut juga mencatat prestasi nasional. Berdasarkan keputusan Kementerian Kesehatan RI tahun 2026, RSD dr. Soebandi ditetapkan sebagai salah satu dari 13 rumah sakit di Indonesia yang lolos sebagai penyelenggara utama program pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit.
Dari total 228 rumah sakit calon penyelenggara di seluruh Indonesia, RSD dr. Soebandi berhasil menempati peringkat lima besar. Di Jawa Timur, capaian ini hanya diraih oleh dua rumah sakit, yakni RSUD Dr. Soetomo dan RSD dr. Soebandi Jember.
Bupati Fawait menilai capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Jember sekaligus bukti adanya peningkatan signifikan dalam pelayanan.
“Ini bagi saya membanggakan bagi warga Jember, karena tidak semua rumah sakit daerah dipilih oleh pemerintah. Dari 228 calon rumah sakit penyelenggara, hanya 13 yang lolos di Indonesia, dan RSD Soebandi berada di peringkat lima. Artinya, pelayanan di Soebandi sudah menunjukkan perbaikan yang signifikan,” ujarnya.
Saat ini, RSD dr. Soebandi diperkuat sekitar 160 dokter, termasuk 66 dokter spesialis dan 31 subspesialis. Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan rumah sakit ini naik status dari tipe B menjadi tipe A pada 2029, sekaligus menjadi pusat rujukan kesehatan bagi wilayah Tapal Kuda.
Selain RSD dr. Soebandi, Bupati Fawait juga mengapresiasi perkembangan RSD Balung dan RSD Kalisat. Ketiga rumah sakit tersebut kini telah bertransformasi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang dinilai sehat secara finansial maupun operasional.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
