FTVJEMBER.COM, JEMBER – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, diduga menyebabkan puluhan siswa TK dan PAUD mengalami keracunan makanan. Anak-anak mengalami muntah hingga diare usai menyantap menu MBG yang disediakan pihak dapur penyelenggara.
Peristiwa ini menimpa siswa TK Al Hidayah 01 dan PAUD Quran Raudlatul Tulab di Kecamatan Kaliwates. Sejumlah siswa harus menjalani perawatan di puskesmas dan rumah sakit setempat setelah mengalami gejala keracunan.
Menurut data sementara, sebanyak 22 siswa menjalani penanganan medis. Enam anak masih dirawat inap, sedangkan sisanya menjalani rawat jalan.
Salah satu orang tua korban, Hasna, mengaku anaknya mengalami muntah-muntah setelah mengonsumsi menu ayam suwir dari program MBG.
“Anak saya muntah-muntah setelah makan ayam suwir dari program MBG. Malam harinya pihak sekolah juga menghubungi kami dan meminta maaf atas kejadian ini,” ujar Hasna.
Mengetahui adanya dugaan keracunan, Satgas MBG Kabupaten Jember langsung melakukan inspeksi mendadak ke dapur SPPG Al Mubarrok 88 Kaliwates yang menjadi penyedia makanan.
Dalam sidak tersebut, petugas menemukan standar dapur yang dinilai masih belum sesuai ketentuan. Sampel makanan juga langsung diamankan untuk dilakukan pengujian laboratorium oleh Dinas Kesehatan dan BPOM.
Satgas MBG Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo menyebut, terdapat dua jenis makanan yang diperiksa dan salah satunya diduga menjadi penyebab keracunan.
“Kami turun langsung bersama satgas tingkat kecamatan. Dari hasil peninjauan, standar dapur memang masih kurang sesuai ketentuan. Semua sampel makanan sudah diamankan oleh Dinas Kesehatan dan BPOM. Ada dua jenis makanan yang diperiksa, dan salah satunya diduga menyebabkan keracunan pada siswa TK dan SD,” kata Indra Tri Purnomo.
Akibat kejadian ini, operasional SPPG penyedia MBG tersebut dihentikan sementara hingga hasil pemeriksaan laboratorium keluar.
Reporter: Suyono
