ftvjember.com, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan transformasi besar pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pakusari melalui proyek pengelolaan sampah modern dengan nilai investasi mencapai Rp1,5 hingga Rp2 triliun.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, meninjau langsung kondisi TPA Pakusari yang saat ini mengalami tekanan akibat tingginya volume sampah rumah tangga yang masuk setiap hari. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat realisasi proyek pengolahan sampah berteknologi modern.

Fawait menjelaskan bahwa investasi tersebut ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2026. Pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern dijadwalkan dimulai tahun ini dan ditargetkan selesai pada April 2028.

“Saya bersama beberapa bupati telah menyampaikan kebutuhan ini agar mendapat dukungan. Tahun 2026 akan ada investasi sekitar Rp1,5 sampai Rp2 triliun untuk penanganan sampah. Pembangunannya dimulai tahun ini dan ditargetkan selesai sekitar April 2028,” ujar Fawait.

Menurutnya, apabila proyek tersebut berjalan sesuai rencana, persoalan sampah di Kabupaten Jember dapat tertangani secara signifikan. Bahkan fasilitas itu berpotensi membantu pengelolaan sampah dari daerah-daerah sekitar Jember.

“Kalau ini sudah berjalan dengan baik, persoalan persampahan di Jember akan sangat terselesaikan. Bahkan kami juga bisa membantu kabupaten lain di sekitar Jember dalam penanganan sampah,” tambahnya.

Selain mengatasi persoalan lingkungan, proyek tersebut diharapkan membuka lapangan kerja baru dan menjadikan Jember sebagai salah satu pusat pengelolaan limbah modern di Indonesia.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *