FTVJEMBER.COM, Jember – Bupati Jember Muhammad Fawait optimistis penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jember tahun 2027 dapat berjalan lebih optimal. Optimisme tersebut disampaikan setelah eksekutif dan legislatif dinilai memiliki banyak kesamaan pandangan terhadap arah pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan Muhammad Fawait dalam rapat paripurna jawaban bupati atas pandangan umum tujuh fraksi DPRD Jember terhadap Rancangan APBD 2027, Senin (5/10/2026).
Dalam jawabannya, Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut komunikasi antara pemerintah daerah dan DPRD semakin erat. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting agar program pembangunan dapat berjalan efektif.
“Pertama tadi saya sampaikan bahwa hampir keseluruhannya kita mempunyai pandangan yang sama antara legislatif dan eksekutif. Ini menjadi sebuah pertanda bahwa komunikasi semakin erat, stabilitas terjaga, sehingga optimalisasi APBD tahun 2027 untuk meningkatkan pertumbuhan, pendapatan, dan mengurangi kemiskinan, insyaallah akan lebih efektif,” ujar Muhammad Fawait.
Sejumlah program prioritas pemerintah daerah di bidang pendidikan dan kesehatan juga akan terus diperluas. Di antaranya layanan homecare dan Beasiswa Cinta Bergema.
Sementara terkait penurunan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dibandingkan tahun sebelumnya, pemerintah daerah menyebut hal tersebut sebagai bentuk rasionalisasi. Pemkab Jember juga akan memperkuat digitalisasi pembayaran pajak serta pengawasan untuk mencegah kebocoran pendapatan.
Rancangan APBD Jember 2027 diproyeksikan mencapai sekitar Rp5,5 triliun. Anggaran tersebut masih mencatat defisit sekitar Rp984 miliar yang akan ditutup melalui pembiayaan utang dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.
Bupati berharap keselarasan antara eksekutif dan legislatif dapat membuat APBD 2027 terserap secara optimal dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Reporter: Anas H
Editor: Suyono
