FTVJEMBER.COM, Jember – Pemerintah Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember, memiliki cara tersendiri untuk menyerap aspirasi masyarakat. Melalui program “Kades Sambang Pawon”, kepala desa bersama perangkat turun langsung ke rumah warga, bahkan melihat kondisi dapur keluarga.

Program tersebut menyasar masyarakat kurang mampu. Selain mendengarkan keluhan warga, pemerintah desa juga memastikan kebutuhan kesehatan, administrasi kependudukan, hingga ketahanan pangan keluarga.

Kepala Desa Lojejer, Mohamad Sholeh, mengatakan program tersebut merupakan upaya pemerintah desa untuk mengetahui kondisi masyarakat secara langsung.

“Desa Lojejer membuat program Kades Sambang Pawon. Sasarannya masyarakat yang tidak mampu, dengan tujuan menyejahterakan masyarakat,” ujar Mohamad Sholeh.

Program ini juga menjadi tindak lanjut program homecare Bupati Jember Muhammad Fawait. Warga kurang mampu yang sakit akan dibantu mendapatkan layanan kesehatan melalui kerja sama pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satgas Kemiskinan, dan Puskesmas Lojejer.

Selain kesehatan, pemerintah desa memberikan pendampingan bagi warga yang belum memiliki dokumen administrasi kependudukan.

“Apabila masyarakat kami yang tidak mampu tidak memiliki KTP, KK, dan adminduk lainnya, kami berusaha membantu sepenuhnya. Pengurusannya tidak dipungut biaya, semuanya gratis,” jelasnya.

Anak-anak dari keluarga kurang mampu yang putus sekolah juga menjadi perhatian. Pemerintah desa akan memfasilitasi mereka agar dapat kembali bersekolah melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jember.

Dalam pelaksanaannya, Kepala Desa Lojejer Mohamad Sholeh bersama perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta ketua RT dan RW mendatangi rumah warga di RW 05, Dusun Sulakdoro.

Warga mengaku senang dengan adanya program tersebut karena pemerintah desa datang langsung dan memberikan bantuan kebutuhan pokok.

“Enggih senang, Pak. Ada dari desa memberikan beras. Kalau duit PKH atau bansos saya belum pernah dapat. Saya sadar juga dengan kondisi saya. Mudah-mudahan ke depannya dilanjutkan, saya senang,” ujar salah seorang warga, Temu.

Dalam program tersebut, sekitar 600 kepala keluarga yang tersebar di 12 RW se-Desa Lojejer mendapatkan bantuan kebutuhan pokok.

Pemerintah desa menyebut program Kades Sambang Pawon akan dilakukan secara berkelanjutan agar persoalan warga dapat diketahui lebih cepat dan ditangani sesuai kebutuhan.

Reporter: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *