FTVJEMBER.COM, Jember – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember melakukan uji layak fungsi palang pintu perlintasan kereta api sebidang di Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, Rabu (14/10/2026). Pemasangan palang pintu tersebut diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan menekan risiko kecelakaan.
Selain memasang palang pintu, sejumlah petugas juga disiagakan di kawasan perlintasan yang menjadi jalur penghubung antardesa tersebut. Palang pintu dioperasikan melalui kerja sama Dishub Jember dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Kepala Bidang Keselamatan Dishub Jember, Arif Puguh Prasetyo, mengatakan uji coba dilakukan untuk memastikan palang pintu dapat berfungsi dengan baik. Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi rel kereta api.
“Kegiatan kali ini merupakan uji layak fungsi perlintasan kereta api. Harapan kami, meskipun sudah ada palang pintu, warga tetap berhati-hati karena kita tidak pernah tahu kapan musibah bisa terjadi,” ujar Arif.
Pemasangan palang pintu tersebut disambut baik oleh warga setempat. Salah seorang warga, Nilma, menilai keberadaan fasilitas itu dapat meningkatkan keamanan pengguna jalan.
“Lebih tidak membahayakan kalau sudah dipasang seperti ini. Kalau tidak dipasang, saya takut membahayakan. Jadi, pengendara bisa lebih berhati-hati,” katanya.
Kepala Desa Klatakan, Ali Wafa, turut menyampaikan apresiasi kepada Bupati Jember, Dishub, dan PT KAI atas pemasangan palang pintu tersebut.
Ia menyebut lebih dari 500 kendaraan melintas di kawasan perlintasan itu setiap hari. Karena itu, keberadaan palang pintu dinilai penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
“Saya berterima kasih karena sudah ada palang pintu sehingga pengguna jalan di Desa Klatakan bisa lebih aman dan nyaman. Namun, saya berharap pengendara tetap berhati-hati serta melihat ke kanan dan kiri meskipun sudah ada palang pintu,” ujar Ali.
Pemerintah desa berharap fasilitas tersebut dapat meningkatkan kewaspadaan pengendara sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan di perlintasan kereta api.
Reporter: Anas Hidayat
Editor: Suyono
