FTVJEMBER.COM, Bondowoso – Dua nenek duafa di Desa Pujer Baru, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, kini dapat menempati rumah yang lebih layak setelah sebelumnya hidup dalam kondisi memprihatinkan.

Sebelum mendapat bantuan, Fatimah hidup sebatang kara di sebuah gubuk reot dan tidur bersama kucing. Sementara itu, Salamah tinggal di rumah tidak layak huni dengan tempat tidur berdekatan dengan kandang sapi.

Kondisi tersebut menggerakkan Gerakan Kemanusiaan Indonesia (GKI) bersama sejumlah pihak untuk menginisiasi perbaikan rumah bagi keduanya. Bantuan juga datang dari Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo serta Dinas Sosial setempat.

Petugas Dinas Sosial Bondowoso, Iffah Febriani, mengatakan penyerahan rumah dilakukan bersama aparat desa dan sejumlah pihak yang turut membantu proses perbaikan.

“Kami melakukan serah terima rumah milik Bu Salamah dan Bu Fatimah karena sebelumnya kondisinya sudah tidak layak huni. Semoga ini menjadi semangat bersama untuk lebih peduli kepada mereka yang sangat membutuhkan pertolongan dan bantuan,” ujar Iffah.

Selain perbaikan rumah, kedua nenek tersebut juga menerima bantuan sosial berupa sembako, kasur lipat, pakaian, serta perlengkapan *family kit*. Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

Relawan Gerakan Kemanusiaan Indonesia, Martin, mengatakan bantuan disalurkan bersama Dinas Sosial, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Babinsa, dan pihak terkait lainnya.

“Kami menyerahkan beberapa bantuan sosial kepada Bu Fatimah. Semoga bermanfaat untuk ke depannya. Bantuan yang diberikan meliputi sembako, kasur lipat, pakaian, dan perlengkapan *family kit*,” kata Martin.

Ia juga menyampaikan bahwa bantuan sosial bagi penerima akan diupayakan berlanjut. Pihaknya berencana mengusulkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) serta bantuan sembako sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan perbaikan rumah dan bantuan tersebut, kedua nenek diharapkan dapat menjalani kehidupan dengan lebih aman dan nyaman. GKI bersama pihak terkait juga menyatakan akan mengupayakan bantuan tambahan untuk memenuhi kebutuhan bangunan yang masih belum terpenuhi.

Reporter: Tim Liputan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *