REDAKSIFTV.COM, JEMBER – Perum Bulog Cabang Jember menggelar program literasi pangan dengan mengajak puluhan siswa SMA turun langsung ke sawah. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap sektor pertanian.
Suasana persawahan di Desa Karang Duren, Kecamatan Balung, tampak berbeda pada Kamis pagi. Para siswa mengikuti edukasi mulai dari tahap penyemaian hingga menanam padi secara langsung, didampingi petugas Bulog dan petani setempat.
Program ini menjadi upaya mengenalkan dunia pertanian sejak dini, sekaligus memberikan pemahaman kepada pelajar tentang panjangnya proses produksi pangan.
Tak hanya belajar menanam, para siswa juga diajak ke Desa Kasian Timur, Kecamatan Puger, untuk mengikuti panen raya. Antusiasme terlihat saat mereka mencoba memanen padi bersama petani.
Salah satu siswa, Muhammad Zaki Awaluddin, mengaku kegiatan ini menjadi pengalaman berharga karena bisa merasakan langsung proses bertani.
“Kami sempat belajar menanam padi, kemudian sekarang belajar memanen. Kami juga diberi arahan cara memotong padi agar lebih cepat dan efisien. Saya tertarik menjadi petani, asalkan memiliki modal, insyaallah ingin terjun ke bidang pertanian,” ujarnya.
Selain di lahan pertanian, para siswa juga diajak mengunjungi gudang Bulog dan pabrik penggilingan padi. Di sana mereka melihat langsung proses pengolahan gabah menjadi beras hingga tahap pengemasan.
Wakil Pimpinan Cabang Bulog Jember, Novrizal Ibnu Murwandono, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam menyiapkan generasi penerus di sektor pertanian.
“Ke depan, kami berharap generasi muda di Jember mau melanjutkan program pemerintah. Saat ini terjadi transisi, di mana minat generasi muda untuk meneruskan sektor pertanian semakin berkurang,” jelasnya.
Menurutnya, melalui edukasi langsung seperti ini, siswa tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga memiliki kepedulian serta ketertarikan untuk terjun ke dunia pertanian di masa depan.
Beras hasil pengolahan tersebut nantinya akan didistribusikan, baik melalui program bantuan sosial maupun untuk menjaga stabilitas harga di pasaran.
Reporter: Suyono
