FTVJEMBER.COM, Jember – Bupati Jember Muhammad Fawait mendukung rencana pemerintah pusat mengambil alih pembiayaan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk PPPK paruh waktu.

Menurut Muhammad Fawait, kebijakan tersebut akan memberikan ruang fiskal baru bagi Pemerintah Kabupaten Jember. Anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk membayar gaji PPPK dapat digunakan untuk memperkuat pelayanan dasar masyarakat.

Muhammad Fawait mengatakan, Pemkab Jember hingga kini tidak memutus kontrak satu pun PPPK maupun PPPK paruh waktu, meski kebijakan tersebut berdampak pada beban anggaran daerah.

> “Pemkab Jember adalah satu-satunya kabupaten mungkin di Jawa Timur yang tidak memutus kontrak satu pun, baik PPPK maupun PPPK paruh waktu, walaupun punya konsekuensi anggaran yang juga tidak sedikit,” ujar Muhammad Fawait.

Ia menyebut, apabila pembiayaan PPPK paruh waktu nantinya menjadi tanggungan pemerintah pusat, kondisi tersebut akan menjadi kabar baik bagi Jember.

> “Kalau memang nanti anggaran untuk PPPK paruh waktu diangkat menjadi tanggungan pemerintah pusat, tentu ini menjadi kabar baik bagi kita dan menjadikan ruang fiskal baru,” katanya.

Ruang fiskal tersebut, lanjutnya, akan diarahkan untuk menyempurnakan pelayanan dasar, terutama sektor kesehatan.

Muhammad Fawait mencontohkan sejumlah program yang telah dijalankan Pemkab Jember, di antaranya Universal Health Coverage (UHC) dan layanan home care.

Reporter: Anas Hidayat
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *