FTVJEMBER.COM, JEMBER – Sepekan menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026, toko-toko seragam sekolah di Pasar Tanjung, Kabupaten Jember, dipadati pembeli. Orang tua memanfaatkan momen ini untuk melengkapi kebutuhan sekolah anak karena harga seragam dinilai lebih murah dibanding menjahit sendiri.
Sejak pagi, suasana toko seragam di kawasan Pasar Tanjung ramai dikunjungi masyarakat. Selain membeli seragam SD, SMP, dan SMA, pembeli juga berburu berbagai perlengkapan sekolah seperti topi, dasi, ikat pinggang, tas, hingga sepatu.
Salah seorang pembeli, Ari Setyarini, mengaku memilih membeli seragam jadi karena lebih hemat dibanding menjahit sendiri.
> “Kalau beli langsung lebih murah. Kalau menjahit masih harus beli kain dan bayar ongkos jahit, jadi lebih mahal. Di sini harganya juga sudah pas, jadi tidak perlu menawar lagi,” ujar Ari Setyarini.
Harga satu setel seragam sekolah di Pasar Tanjung berkisar Rp120 ribu hingga Rp150 ribu. Sementara jika dijahit, biaya yang harus dikeluarkan bisa mencapai Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per setel.
Pedagang seragam, Mohammad Subhan, mengatakan permintaan tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Pembeli yang paling banyak datang adalah orang tua siswa baru, terutama jenjang sekolah dasar.
> “Alhamdulillah tahun ini meningkat dibanding tahun lalu. Biasanya yang paling ramai orang tua siswa baru SD. Menjelang hari masuk sekolah, siswa kelas berikutnya juga mulai berdatangan membeli seragam,” kata Mohammad Subhan.
Pedagang memperkirakan lonjakan pembeli masih akan berlangsung hingga dua hari menjelang masuk sekolah. Kondisi ini menjadi berkah bagi para pelaku UMKM di Pasar Tanjung.
Reporter: Suyono
