FTVJEMBER.COM, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember mencatat angka pengangguran terbuka turun menjadi 3,07 persen pada 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran berkurang dari sekitar 49 ribu orang menjadi sekitar 48 ribu orang.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember, Hadi Mulyono, mengatakan penurunan tersebut menunjukkan tren positif. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya memperluas kesempatan kerja melalui pengembangan industri kecil dan menengah (IKM).
> “Angka pengangguran di Jember sudah lebih rendah dari tingkat provinsi, meski masih di atas nasional. Dengan jumlah penduduk sekitar 2,6 juta jiwa dan angkatan kerja sekitar 1,54 juta orang, sebagian besar sudah bekerja. Sisanya masih menempuh pendidikan. Karena itu, kami terus mendorong berkembangnya IKM di Kabupaten Jember agar mampu membuka lapangan kerja baru,” ujar Hadi Mulyono.
Disnaker mencatat sekitar 1,53 juta penduduk usia produktif di Jember telah bekerja, sementara sisanya masih menjalani pendidikan di sekolah, perguruan tinggi, maupun pondok pesantren.
Pemkab Jember berharap pengembangan sektor IKM mampu menciptakan lebih banyak peluang kerja sekaligus mempertahankan tren penurunan angka pengangguran di Kabupaten Jember.
Reporter: Anas Hidayat
Editor: Suyono
