REDAKSIFTVJEMBER.COM, JEMBER – Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kabupaten Jember disebut mulai mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir. Meski demikian, masyarakat diminta tetap menjaga kesehatan dan tidak panik menghadapi penyebaran ISPA.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, berdasarkan perkembangan terbaru, jumlah pasien ISPA yang masuk ke rumah sakit maupun puskesmas mulai menurun.

“Sebelum OPD, saya mengimbau seluruh masyarakat Jember untuk menjaga kesehatan. Alhamdulillah, perkembangan hari-hari terakhir sudah ada penurunan jumlah pasien yang masuk ke rumah sakit, terutama rumah sakit pemerintah maupun puskesmas,” kata Muhammad Fawait, Senin (28/9/2026).

Sebelumnya, data Dinas Kesehatan Kabupaten Jember mencatat sebanyak 2.893 kasus ISPA terdeteksi hingga 23 September 2026. Dari jumlah tersebut, 566 pasien harus menjalani rawat inap di rumah sakit maupun puskesmas.

Muhammad Fawait meminta masyarakat, terutama orang tua, tetap memperhatikan kondisi kesehatan anak-anak usia sekolah. Anak yang mengalami gejala flu disarankan menggunakan masker dan beristirahat di rumah untuk mencegah penularan.

“Terutama anak-anak kita yang masih usia sekolah. Kalau seandainya ada flu, lebih baik pakai masker dan enggak usah masuk sekolah saja,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat tidak berlebihan dalam menyikapi peningkatan kasus ISPA. Menurutnya, kondisi terkini menunjukkan adanya penurunan jumlah pasien yang membutuhkan perawatan.

“Tetapi enggak perlu panik, karena kondisinya sudah menurun,” kata Muhammad Fawait.

Masyarakat tetap diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang semakin berat, seperti sesak napas atau demam tinggi.

Reporter: Anas H
Editor: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *