FTVJEMBER.COM, JEMBER – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Jember mencatat capaian lebih dari Rp1 triliun pada semester pertama 2026. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian UMKM Republik Indonesia karena mayoritas pembiayaan disalurkan ke sektor produktif dan melampaui rata-rata nasional.
Apresiasi itu disampaikan Plt Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI, Riza Damanik, saat menghadiri Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Kabupaten Jember.
Data menunjukkan dana KUR senilai lebih dari Rp1 triliun telah disalurkan kepada lebih dari 20 ribu pelaku UMKM di Kabupaten Jember. Sebanyak 69 persen pembiayaan mengalir ke sektor produktif, seperti pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan. Angka tersebut melampaui rata-rata nasional yang berada di kisaran 65 persen.
Menurut Plt Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI, Riza Damanik, tingginya penyaluran KUR ke sektor produktif akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Penyaluran KUR di Kabupaten Jember sudah lebih dari satu triliun rupiah kepada lebih dari 20 ribu UMKM. Yang lebih istimewa, 69 persen disalurkan ke sektor produktif, sementara rata-rata nasional sekitar 65 persen. Penyaluran ke sektor produktif mampu menciptakan lapangan kerja yang lebih besar sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelaku UMKM,” jelas Riza Damanik.
Kementerian UMKM berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan sehingga mampu memperkuat sektor usaha produktif, membuka lapangan pekerjaan, dan mendukung program swasembada pangan nasional.
Reporter: Anas Hidayat
Editor: Suyono
