FTVJEMBER.COM, Jember – Kaca yang biasanya dianggap sebagai bahan biasa disulap menjadi manik-manik bernilai seni di Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember.

Kerajinan tersebut dibuat secara manual dengan berbagai bentuk, warna, dan motif. Proses pembuatannya membutuhkan ketelitian karena perajin harus mengatur suhu pembakaran sekaligus membentuk kaca sesuai desain yang diinginkan.

Perajin manik-manik, Abdus Syukur, mengatakan kerajinan berbahan kaca masih memiliki peminat, terutama karena bentuknya dibuat unik dan berbeda.

> “Saya kira kerajinan tangan sangat disukai oleh orang-orang di luar sana, apalagi kerajinan tangan asli dari kaca. Kita buat yang unik-unik,” ujar Abdus Syukur.

Manik-manik yang dihasilkan kemudian dapat diolah menjadi berbagai aksesori, seperti gelang dan kalung. Beberapa motif tertentu juga diminati kolektor.

Harganya bervariasi, mulai sekitar Rp50 ribu hingga Rp250 ribu, tergantung bentuk dan ukuran. Manik-manik dijual dalam bentuk rentengan maupun satuan.

Di tengah maraknya produk aksesori modern, kerajinan manik-manik kaca tersebut masih dipertahankan sebagai bagian dari keterampilan tradisional masyarakat Jember.

Reporter: Tim Liputan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *