FTVJEMBER.COM, Bondowoso – Perekonomian Kabupaten Bondowoso menunjukkan perkembangan positif di tengah perlambatan ekonomi nasional dan Jawa Timur. Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Jember menyebut pertumbuhan ekonomi Bondowoso menjadi yang tertinggi di wilayah Sekarkijang.

Wilayah Sekarkijang mencakup Kabupaten Jember, Banyuwangi, Situbondo, dan Lumajang. Perkembangan ekonomi Bondowoso tersebut salah satunya ditopang potensi komoditas unggulan, terutama kopi.

Kepala OJK Jember Aris Budiman mengatakan, pihaknya telah beberapa kali berinteraksi dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam berbagai kegiatan, termasuk Festival Kopi Nusantara.

“Beberapa kali saya berinteraksi dengan Pak Bupati, Kiai Hamid, di Bondowoso. Kami juga ikut dalam beberapa event yang diadakan di sana, termasuk terakhir Festival Kopi Nusantara,” ujar Aris.

Menurut Aris, OJK Jember juga memiliki program pengembangan ekonomi daerah di Bondowoso yang berkaitan dengan komoditas kopi. Program tersebut kemudian mendapat dukungan melalui PROMISE IMPACT Project 2 fase ketiga yang digagas International Labour Organization atau ILO.

“Alhamdulillah, melalui proses seleksi yang cukup ketat, International Labour Organization atau ILO menetapkan PROMISE IMPACT Project 2. Fase tiga ini adalah kopi,” katanya.

Aris menjelaskan, sebelumnya terdapat tiga daerah yang menjadi calon lokasi pilot project, yakni Palembang, Lampung, dan Bondowoso. Setelah melalui proses seleksi, Bondowoso akhirnya ditetapkan sebagai lokasi pilot project.

“Waktu itu ada tiga tempat yang menjadi calon pilot project, yaitu Palembang, kopi Lampung, dan kopi Bondowoso. Alhamdulillah, kami membantu mengusulkan dan mempertemukan dengan Bupati, Pemkab, serta perbankan yang ada di Bondowoso,” jelasnya.

Ia menyebut keputusan akhir mengenai penetapan Bondowoso sebagai lokasi pilot project diterima sekitar dua hingga tiga pekan lalu.

“Final decision yang kami dapatkan sekitar dua atau tiga pekan yang lalu, Bondowoso terpilih sebagai lokasi pilot project untuk PROMISE IMPACT 2 fase tiga ILO,” ungkap Aris.

Selain komoditas kopi, berbagai kegiatan ekonomi seperti Festival Kopi Nusantara juga dinilai turut menggerakkan aktivitas pelaku usaha, UMKM, perdagangan, dan sektor jasa di Bondowoso.

Pengembangan komoditas unggulan dan kolaborasi antara pemerintah daerah, OJK, perbankan, serta pelaku usaha diharapkan dapat semakin memperkuat potensi ekonomi Bondowoso.

Reporter: Suyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *